Update: Kamis, 30 April 2026

INKP

PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.

Rp 9.750
+0.78%
Volume
87.785 lot
MA 5
9.755
MA 20
9.826
RSI
50.85
High
10.000
Low
9.575
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.47%
Support (10d)
9.525
Resistance (10d)
10.175
Volume Trend (10d)
+10.7%
Score
60
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
6.27 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 15.260 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INKP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp9.525, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp10.175.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 9.945 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 10.725 - 11.213 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 9.068 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas

Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas Fibonacci Retracement yang digunakan untuk mencari level pullback (koreksi) dalam sebuah tren. Namun, setelah harga menyelesaikan koreksi dan melanjutkan tren, pertanyaan selanjutnya muncul: Sampai di mana harga akan bergerak? Inilah saatnya Fibonacci Extension berperan. Jika retracement membantu Anda menjawab "di mana saya harus membeli?", maka extension membantu menjawab "di mana saya harus menjual?". Fibonacci Extension digunakan untuk memproyeksikan seberapa jauh harga akan bergerak setelah menembus titik tertinggi (dalam uptrend) atau titik terendah (dalam downtrend) sebelumnya. Level-level kuncinya adalah 127.2%, 161.8%, dan 261.8% – angka-angka yang mewakili rasio emas dan kelipatannya. Apa Itu Fibonacci Extension? Fibonacci Extension adalah alat untuk memprediksi target harga di luar swing terakhir. Ia memproyeksikan sejauh mana pergerakan harga berikutnya berdasarkan panjang pergerakan sebelumnya. Perbedaan...

Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar

Dalam analisis teknikal candlestick, kita sudah mengenal berbagai pola seperti Doji, Hammer, atau Engulfing. Namun, ada satu pola yang sangat langka dan istimewa: Tristar atau Tri-Star. Pola ini terdiri dari tiga candlestick Doji berurutan dan dianggap sebagai salah satu sinyal pembalikan tren yang paling kuat meskipun jarang muncul . Mengapa tiga Doji berurutan begitu istimewa? Sebuah Doji tunggal saja sudah menunjukkan keraguan pasar yang mendalam. Ketika tiga Doji muncul secara beruntun, itu adalah tanda bahwa pasar sedang mengalami kebimbangan ekstrem—baik bull maupun bear sama-sama kehabisan tenaga . Mari kita bedah pola langka ini secara lengkap. Apa Itu Pola Tristar? Tristar adalah pola pembalikan tren (reversal pattern) yang terdiri dari tiga candlestick Doji yang muncul secara berurutan di akhir tren yang berkepanjangan . Pola ini...

Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik

Dalam analisis teknikal, salah satu pertanyaan paling sulit dijawab adalah: Apakah tekanan beli atau tekanan jual yang sedang mendominasi pasar? Indikator volume seperti OBV dan A/D Line memberikan gambaran kumulatif sejak awal data. Namun, pendekatan kumulatif memiliki kelemahan: ia tidak pernah "reset". Akibatnya, tren lama bisa terus mempengaruhi pembacaan saat ini. Marc Chaikin, sang maestro di balik A/D Line, menyadari keterbatasan ini. Ia kemudian mengembangkan Chaikin Money Flow (CMF) – sebuah indikator yang mengukur tekanan beli dan jual dalam periode tertentu (biasanya 20 atau 21 hari), bukan secara kumulatif tanpa batas. Hasilnya adalah indikator yang lebih responsif terhadap kondisi pasar terkini, dengan batas atas dan bawah yang jelas. Apa Itu Chaikin Money Flow (CMF)? Chaikin Money Flow adalah indikator osilator yang mengukur accumulation/distribution dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  2. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  3. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  4. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  5. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  6. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  7. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  8. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  9. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  10. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi

TradingView Chart - INKP