Update: Kamis, 30 April 2026

IPCM

PT. Jasa Armada Indonesia Tbk.

Rp 322
-0.62%
Volume
10.180 lot
MA 5
325
MA 20
330
RSI
33.33
High
328
Low
320
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.84%
Support (10d)
320
Resistance (10d)
336
Volume Trend (10d)
+23.3%
Score
40
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (33.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 745 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IPCM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp320, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp336.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 320, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola didasarkan pada bentuk visual dan psikologi pasar. Namun, ada sebuah keluarga pola yang berbeda: pola Harmonic. Di antara pola harmonic yang paling terkenal dan menjadi dasar bagi pola-pola lainnya adalah pola Gartley. Pola Gartley pertama kali diperkenalkan oleh H.M. Gartley dalam bukunya "Profits in the Stock Market" pada tahun 1935. Pola ini menggunakan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan harga dengan presisi tinggi. Pola Gartley dianggap sebagai "induk" dari pola harmonic lainnya seperti Butterfly, Bat, dan Crab. Pola ini cukup kompleks dibandingkan pola candlestick biasa, tetapi ketika dipahami dan diterapkan dengan benar, ia mampu memberikan sinyal pembalikan yang sangat akurat dengan titik entry, stop loss, dan target yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola...

Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, akurasi adalah segalanya. Trader yang sukses tidak hanya mengenali pola, tetapi juga memahami kapan suatu pola memiliki tingkat konfirmasi yang tinggi. Salah satu pola yang menawarkan konfirmasi ekstra adalah Three Outside Up dan Three Outside Down. Pola ini adalah "versi lanjutan" dari pola dua candlestick yang sangat terkenal—Bullish Engulfing dan Bearish Engulfing—dengan tambahan candle ketiga yang berfungsi sebagai konfirmasi. Jika Engulfing sudah dianggap kuat, maka Three Outside adalah versinya yang lebih kuat dan lebih andal. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Three Outside Up dan Three Outside Down, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, perbedaan dengan pola serupa, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Three Outside Up dan Three Outside Down? Three Outside Up dan...

Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola dua candlestick hanya melibatkan... ya, dua candlestick. Namun, ada satu pola unik yang namanya merujuk pada tiga candlestick tetapi tetap dikategorikan sebagai pola dua candlestick karena esensi perbandingannya antara candle pertama dan ketiga. Pola itu adalah Stick Sandwich. Pola ini mendapat namanya dari bentuknya yang menyerupai roti lapis (sandwich)—dua candlestick di "luar" memiliki warna yang sama, sementara candlestick di "tengah" memiliki warna berlawanan, seperti isi sandwich. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Stick Sandwich, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Stick Sandwich? Stick Sandwich adalah pola reversal (pembalikan) yang terdiri dari tiga candlestick, tetapi secara konsep termasuk dalam pembahasan pola dua candlestick karena fokus utamanya adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  2. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  3. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  4. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  5. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  6. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  7. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  8. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  9. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  10. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem

TradingView Chart - IPCM