Update: Kamis, 30 April 2026

ITMA

PT. Sumber Energi Andalan Tbk.

Rp 1.980
+0.51%
Volume
6.088 lot
MA 5
1.914
MA 20
1.946
RSI
52.00
High
2.010
Low
1.940
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.27%
Support (10d)
1.785
Resistance (10d)
2.300
Volume Trend (10d)
+42.4%
Score
45
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-17.50 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -215 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ITMA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.785, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.300.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.785, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu

Dalam analisis teknikal, nama W.D. Gann identik dengan pendekatan matematis dan geometris terhadap pasar. Di antara berbagai alat yang dikembangkannya, Gann Square of 144 menempati posisi istimewa. Gann sendiri menyebutnya sebagai "The Great Square" karena dianggap lebih unggul dibandingkan square lainnya, baik untuk analisis harga maupun waktu. Mengapa angka 144? Karena 144 adalah 12 kuadrat (12²), dan angka 12 memiliki signifikansi khusus: 12 bulan dalam setahun, 12 tanda zodiak, serta berbagai siklus alam lainnya. Gann percaya bahwa Square of 144 "mengandung semua square dari 1 hingga 144", menjadikannya alat yang komprehensif untuk memahami pergerakan pasar. Karakteristik Gann Square of 144 Gann Square of 144 adalah sebuah kotak (box) berukuran 144 unit dalam skala harga dan 144 unit dalam skala waktu. Dengan kata lain, sisi...

Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator momentum hanya menggunakan satu periode waktu (misalnya RSI 14 hari, Stochastic 14 periode, CCI 20 periode). Namun, ada satu indikator yang unik karena menggabungkan tiga periode waktu yang berbeda sekaligus: Ultimate Oscillator. Ultimate Oscillator dikembangkan oleh Larry Williams (pencipta Williams %R) pada tahun 1976. Latar belakang penciptaannya adalah frustrasi Larry Williams terhadap false signal yang sering terjadi pada indikator momentum tunggal. Ia menyadari bahwa tren yang sama bisa terlihat berbeda di timeframe yang berbeda (harian, mingguan, bulanan). Solusinya: menggabungkan tiga periode (short-term, intermediate-term, long-term) ke dalam satu indikator untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat. Ultimate Oscillator dirancang untuk mengurangi false signal (terutama di pasar sideways) dan memberikan sinyal overbought/oversold yang lebih andal. Indikator ini sangat cocok untuk...

Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Bollinger Bands (berbasis standar deviasi) dan Keltner Channel (berbasis ATR), kini saatnya mengenal channel yang paling sederhana namun sangat powerful untuk menangkap breakout: Donchian Channel. Donchian Channel dikembangkan oleh Richard Donchian, seorang trader legendaris yang dianggap sebagai "Bapak Trend Following". Donchian Channel adalah salah satu indikator tertua dalam analisis teknikal, digunakan sejak tahun 1940-an. Indikator ini menjadi fondasi dari banyak sistem trading trend following terkenal, termasuk sistem "Turtle Trading" yang legendaris. Keunikan Donchian Channel adalah ia tidak menghitung rata-rata atau deviasi – ia hanya mencatat harga tertinggi dan terendah dalam periode tertentu. Hasilnya adalah channel yang sangat responsif terhadap pergerakan harga, namun tetap memberikan level support/resistance yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Donchian Channel, mulai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  2. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  3. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  4. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  5. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  6. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  7. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  8. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  9. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  10. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan

TradingView Chart - ITMA