Update: Kamis, 30 April 2026

LEAD

PT. Logindo Samudramakmur Tbk.

Rp 136
-7.48%
Volume
467.835 lot
MA 5
140
MA 20
145
RSI
45.26
High
142
Low
135
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.52%
Support (10d)
135
Resistance (10d)
170
Volume Trend (10d)
-30.8%
Score
40
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
10.57 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (45.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 14.708 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LEAD saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.52%. Area support terdekat berada di sekitar Rp135, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp170.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 135, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari RSI dan Stochastic sebagai indikator momentum, kini saatnya mengenal indikator momentum lain yang cukup populer namun memiliki karakteristik unik: CCI (Commodity Channel Index). CCI dikembangkan oleh Donald Lambert pada tahun 1980. Meskipun namanya mengacu pada "Commodity", CCI sebenarnya dapat digunakan untuk menganalisis saham, indeks, forex, cryptocurrency, dan instrumen keuangan lainnya. Keunikan CCI adalah ia mengukur deviasi harga terhadap rata-rata statistiknya. CCI tidak terbatas pada rentang 0-100 seperti RSI atau Stochastic; ia dapat bergerak dari -300 hingga +300 atau bahkan lebih ekstrem. Ini membuat CCI sangat baik untuk mengidentifikasi kondisi overbought/oversold ekstrem, awal tren baru, dan divergence. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang CCI, mulai dari cara perhitungan, interpretasi level +100 dan -100, pola crossover, zero line crossing,...

Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"

Dalam analisis teknikal saham, ada indikator yang dinamai sesuai dengan hewan buas yang dikenal dengan kesabarannya dalam berburu – Alligator (Buaya). Indikator ini dikembangkan oleh Bill Williams, seorang trader legendaris yang juga menciptakan indikator lain seperti Awesome Oscillator dan Fractals. Alligator adalah indikator yang dirancang untuk membantu trader mengidentifikasi apakah pasar sedang "tidur" (sideways/ konsolidasi) atau "bangun" (trending/ bergerak). Konsepnya sederhana: seekor buaya yang tidur (garis-garis menyempit) akan segera bangun dan membuka mulutnya lebar-lebar (garis-garis melebar) untuk berburu korbannya – dalam hal ini, pergerakan harga yang kuat. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang indikator Alligator, mulai dari filosofi di baliknya, komponen garis-garis, cara membaca fase tidur dan bangun, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Indikator Alligator? Alligator adalah indikator teknikal yang terdiri...

Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat

Dalam dunia analisa teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Di antara berbagai pola yang ada, Bullish Engulfing termasuk yang paling mudah dikenali dan memiliki tingkat akurasi tinggi, terutama jika muncul setelah tren turun yang panjang. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Bullish Engulfing: mulai dari definisi, cara membaca, hingga strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Pola Bullish Engulfing? Bullish Engulfing adalah pola dua candlestick (dua batang lilin) yang menandakan potensi pembalikan arah dari bearish (turun) menjadi bullish (naik). Pola ini terjadi ketika sebuah candlestick berwarna merah (bearish) diikuti oleh candlestick berwarna hijau (bullish) yang lebih besar. Candlestick hijau tersebut "menelan" (engulf) seluruh tubuh (body) candlestick merah sebelumnya, termasuk bayangan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  2. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  3. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  4. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  5. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  6. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  7. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  8. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  9. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  10. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish

TradingView Chart - LEAD