Update: Kamis, 30 April 2026

MANG

PT. Manggung Polahraya Tbk.

Rp 52
-3.70%
Volume
32.997 lot
MA 5
53
MA 20
47
RSI
65.91
High
58
Low
51
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
5.47%
Support (10d)
44
Resistance (10d)
68
Volume Trend (10d)
+64.5%
Score
75
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
15.56 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (65.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 12.946 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MANG saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 65.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp44, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp68.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 52 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 60 - 65 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 49 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks

Setelah mempelajari Andrews' Pitchfork (original) dan Schiff Pitchfork, kita memasuki varian ketiga dan terakhir dari keluarga garpu tren: Modified Schiff Pitchfork. Jika Andrews original adalah yang paling curam dan Schiff adalah yang paling landai, maka Modified Schiff berada di posisi tengah – sebuah kompromi cerdas yang menggabungkan kelebihan keduanya. Dikembangkan oleh para murid Andrews yang merasa bahwa Schiff terlalu landai untuk beberapa kondisi pasar, namun original terlalu curam untuk kondisi lainnya, Modified Schiff Pitchfork (kadang disebut "Modified Andrews" atau "Schiff 2.0") menawarkan pendekatan yang lebih seimbang. Apa Itu Modified Schiff Pitchfork? Modified Schiff Pitchfork adalah varian dari Andrews' Pitchfork yang memodifikasi titik awal median line dengan cara yang berbeda dari Schiff standard. Jika Schiff menggeser titik awal ke posisi tengah antara Titik 1 dan...

Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator momentum yang paling populer dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia setelah Moving Average, yaitu RSI (Relative Strength Index). RSI dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti ADX dan Parabolic SAR. RSI dirancang untuk mengukur kecepatan dan perubahan pergerakan harga, membantu trader mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual), serta potensi pembalikan harga melalui divergence. RSI adalah indikator yang sangat serbaguna. Namun, banyak trader hanya menggunakan RSI untuk melihat overbought/oversold – padahal RSI memiliki kemampuan yang jauh lebih dalam: divergence, hidden divergence, dan bahkan analisis support/resistance pada garis RSI itu sendiri. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang RSI, mulai dari cara perhitungan, interpretasi dasar (overbought/oversold), divergence klasik, hidden divergence (yang...

The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout

Dalam analisis teknikal, salah satu momen paling menegangkan adalah ketika harga berhasil menembus (breakout) dari suatu pola. Pertanyaan yang segera muncul: "Apakah saya harus langsung masuk, atau menunggu?" Terlalu cepat masuk, Anda bisa terjebak false breakout. Terlalu lambat masuk, Anda kehilangan sebagian besar keuntungan. Di sinilah The Wedge Pullback Pattern berperan. Pola ini memberikan kerangka kerja yang jelas untuk memasuki pasar setelah breakout dari wedge (baji), dengan memanfaatkan fenomena pullback (kembalinya harga ke area breakout) sebagai kesempatan entry kedua yang lebih aman. Karakteristik The Wedge Pullback Pattern The Wedge Pullback Pattern sebenarnya bukanlah pola candlestick atau pola grafik berdiri sendiri, melainkan sebuah strategi entry yang didasarkan pada perilaku harga setelah breakout dari wedge. Pola ini menggabungkan dua elemen: wedge (baji) sebagai pola awal, dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  2. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  3. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  4. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  5. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  6. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  7. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  8. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  9. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  10. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss

TradingView Chart - MANG