Update: Kamis, 30 April 2026

PEGE

PT. Panca Global Kapital Tbk.

Rp 148
-1.99%
Volume
21.203 lot
MA 5
150
MA 20
149
RSI
44.62
High
151
Low
144
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.74%
Support (10d)
141
Resistance (10d)
172
Volume Trend (10d)
-81.7%
Score
65
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-9.20 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (44.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 898 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PEGE saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 44.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.74%. Area support terdekat berada di sekitar Rp141, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp172.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 151 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 163 - 170 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 138 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick memiliki beragam nama yang unik dan mudah diingat. Salah satu pola yang tergolong sederhana namun sering disalahartikan oleh trader pemula adalah On-Neck Line. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), tetapi dengan karakteristik yang sangat spesifik. Keunikan On-Neck Line terletak pada posisi penutupan lilin kedua yang tepat berada pada level yang sama dengan penutupan lilin pertama—seolah-olah "menempel di leher". Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola On-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, psikologi di baliknya, serta cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola On-Neck Line? On-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin dan termasuk dalam kategori pola pembalikan. Namanya diambil dari posisi lilin kedua yang "menempel di leher"...

Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren

Dalam dunia trading saham, banyak trader terjebak dalam pola candlestick yang rumit, indikator yang berantakan, dan sinyal yang saling bertentangan. Padahal, seringkali pola yang paling sederhana justru paling efektif. Salah satunya adalah Hook Reversal. Hook Reversal adalah pola pembalikan arah yang sangat mudah dikenali, terjadi dalam rentang dua candlestick, dan dapat diaplikasikan di berbagai timeframe. Meskipun sederhana, pola ini mampu mendeteksi perubahan sentimen pasar secara cepat dan akurat. Jika Anda sering kehilangan momen pembalikan karena terlalu banyak informasi, Hook Reversal adalah jawabannya. Apa Itu Hook Reversal? Hook Reversal adalah pola dua candle yang menandakan potensi pembalikan tren jangka pendek. Pola ini ditemukan oleh Joe Ross, seorang trader legendaris yang dikenal dengan pendekatan trading berbasis price action. Nama "hook" (kait) diambil dari bentuk visualnya: candle...

Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Gartley, Bat, dan Butterfly, kini saatnya mengenal pola harmonic yang paling ekstrem di antara semuanya: pola Crab atau pola Kepiting. Pola Crab ditemukan dan dipopulerkan oleh Scott Carney, seorang ahli pola harmonic terkemuka. Pola ini dinamakan "Crab" (kepiting) karena bentuknya yang menyerupai kepiting dengan capit-capit yang menjulur ke luar. Namun, alasan lain di balik namanya adalah karena pola ini "mencapit" trader yang tidak waspada dengan pergerakan harga yang sangat ekstrem. Yang membedakan Crab dari pola harmonic lainnya adalah posisi titik D yang sangat ekstrem – berada di level 161.8% dari XA. Ini bahkan lebih ekstrem daripada Butterfly (127.2%). Titik D pada pola Crab berada sangat jauh di luar titik X, menandakan bahwa harga telah bergerak dalam kondisi yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  2. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  3. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  4. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  5. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  6. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  7. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  8. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  9. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  10. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

TradingView Chart - PEGE