Update: Kamis, 30 April 2026

PNBN

PT. Bank Pan Indonesia Tbk

Rp 1.020
0.00%
Volume
18.794 lot
MA 5
1.016
MA 20
985
RSI
63.27
High
1.020
Low
1.000
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.31%
Support (10d)
970
Resistance (10d)
1.115
Volume Trend (10d)
+246.6%
Score
70
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
2.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.342 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PNBN saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp970, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.115.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 1.040 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 1.122 - 1.173 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 949 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berusaha mengukur harga, momentum, atau volume. Namun, Bill Williams — psikolog, trader, dan penulis buku "Trading Chaos" — mengambil pendekatan yang berbeda. Ia menggunakan analogi alam untuk menjelaskan perilaku pasar. Salah satu kontribusinya yang paling unik adalah Alligator dan turunannya, Gator Oscillator. Gator Oscillator adalah indikator yang diturunkan dari Alligator. Jika Alligator menunjukkan kapan pasar sedang "tidur" (konsolidasi) atau "makan" (tren), maka Gator Oscillator mengukur "nafsu makan" alligator tersebut — seberapa besar mulutnya terbuka atau tertutup. Bagi trader yang ingin mengidentifikasi siklus konsolidasi dan tren secara visual, Gator Oscillator adalah alat yang unik dan intuitif. Karakteristik Gator Oscillator Gator Oscillator adalah indikator osilator yang menggambarkan selisih antara garis-garis pada Alligator (Rahang, Gigi, dan Bibir). Hasilnya adalah histogram batang...

Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator berfokus pada arah harga: naik atau turun. Namun, ada satu aspek penting yang sering terlupakan oleh trader pemula, yaitu kecepatan perubahan harga atau yang lebih dikenal dengan volatilitas. Salah satu indikator yang dirancang khusus untuk menangkap dinamika ini adalah Chaikin Volatility. Berbeda dengan indikator volatilitas lain seperti Bollinger Bands atau ATR, Chaikin Volatility memiliki pendekatan unik dengan membandingkan rentang harga tertinggi dan terendah terhadap rata-rata pergerakannya. Siapa Pencipta Chaikin Volatility? Indikator ini dinamai sesuai dengan nama penciptanya, Marc Chaikin, seorang analis teknikal terkenal yang juga mengembangkan Chaikin Money Flow (CMF) dan Chaikin Oscillator. Chaikin Volatility pertama kali diperkenalkan sebagai alat untuk mengukur ekspansi dan kontraksi volatilitas harga. Rumus Dasar dan Cara Kerja Secara sederhana, Chaikin Volatility dihitung...

White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola-pola harmonic klasik seperti Gartley, Butterfly, atau Crab. Namun, ada satu pola harmonic yang lebih jarang dibahas namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan: White Swan (Angsa Putih). Pola ini adalah varian bearish dari keluarga pola harmonic yang mengandalkan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan. Dinamakan "White Swan" karena bentuknya yang menyerupai leher angsa yang anggun sebelum akhirnya "menukik" ke bawah. Bagi trader yang memahami pola ini, White Swan dapat menjadi alat yang andal untuk mendeteksi puncak pasar dan mempersiapkan posisi short. Karakteristik White Swan (Bearish Harmonic Pattern) White Swan adalah pola harmonic bearish yang terbentuk dari empat swing point (titik ayunan) pada grafik harga, diberi label X, A, B, C, dan D (di mana D...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  2. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  3. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  4. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  5. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  6. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  7. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  8. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  9. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  10. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi

TradingView Chart - PNBN