Update: Kamis, 30 April 2026

PNBS

PT. Bank Panin Dubai Syariah Tbk.

Rp 51
0.00%
Volume
223.037 lot
MA 5
51
MA 20
51
RSI
53.85
High
52
Low
50
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.09%
Support (10d)
50
Resistance (10d)
58
Volume Trend (10d)
+985.6%
Score
80
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
2.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7.565 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PNBS saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp50, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp58.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 51 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 59 - 64 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 48 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar

Di antara berbagai pola dua candlestick, ada satu pola yang paling ekstrem dan dramatis—dinamakan Kicking Pattern. Pola ini mendapat namanya dari metafora "tendangan" karena pergerakan harga yang sangat tajam dan tiba-tiba, seolah-olah pasar mendapat tendangan keras yang mengubah arah secara instan. Kicking Pattern adalah salah satu pola reversal paling kuat dalam analisis teknikal candlestick. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Kicking Pattern (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Kicking Pattern? Kicking Pattern adalah pola dua candlestick yang terbentuk ketika terjadi gap yang sangat lebar antara candle pertama dan candle kedua, dengan kedua candle memiliki warna yang berlawanan dan tubuh yang panjang. Pola ini memiliki dua versi: Versi Tren Sebelumnya Candle 1...

Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun

Setelah mempelajari Harami Bullish sebagai sinyal pelemahan tren turun, kini saatnya memahami sisi sebaliknya: Harami Bearish. Jika Harami Bullish diibaratkan sebagai kehamilan yang melahirkan tren naik, maka Harami Bearish adalah kehamilan yang melahirkan tren turun. Pola ini termasuk dalam keluarga candlestick Jepang dengan nama yang unik—Harami yang berarti "hamil" atau "mengandung". Dinamakan demikian karena bentuknya yang menggambarkan sebuah candlestick kecil yang "tersembunyi" di dalam tubuh candlestick besar sebelumnya, seperti seorang ibu yang mengandung bayi. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Harami Bearish—pola dua candlestick yang menandakan potensi pembalikan harga dari naik menjadi turun, namun dengan cara yang lebih lembut dibandingkan Bearish Engulfing. Apa Itu Pola Harami Bearish? Harami Bearish adalah pola dua candlestick yang menandakan potensi pembalikan arah dari bullish (naik) menjadi bearish...

The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance

Dalam analisis teknikal, terutama dalam metodologi Wyckoff, terdapat sebuah pola yang merupakan kebalikan dari The Spring Pattern. Pola ini disebut The Upthrust (atau Upthrust Pattern). Upthrust adalah pergerakan harga yang naik sejenak di atas level resistance yang tampak jelas—menciptakan euforia di antara trader yang berpikir bahwa resistance telah ditembus—hanya untuk segera berbalik arah dan turun tajam kembali di bawah level resistance tersebut. Nama "Upthrust" menggambarkan dorongan ke atas yang gagal, seperti tombak yang diayunkan ke atas tetapi tidak dapat menembus langit-langit. Bagi trader yang memahami pola ini, Upthrust adalah kesempatan untuk menjual (atau short) di area resistance yang sudah teruji, seringkali dengan stop loss yang sangat dekat. Karakteristik The Upthrust Pattern The Upthrust adalah pola reversal bearish yang terjadi di area resistance. Harga untuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  2. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  3. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  4. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  5. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  6. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  7. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  8. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  9. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  10. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread

TradingView Chart - PNBS