Update: Kamis, 30 April 2026

RANC

PT. Supra Boga Lestari Tbk.

Rp 570
+0.88%
Volume
615 lot
MA 5
567
MA 20
564
RSI
57.14
High
590
Low
545
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.66%
Support (10d)
545
Resistance (10d)
615
Volume Trend (10d)
-51.6%
Score
70
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-1.72 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -111 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RANC saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.66%. Area support terdekat berada di sekitar Rp545, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp615.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 581 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 627 - 656 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 530 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, kebanyakan trader familiar dengan pola seperti Engulfing, Morning Star, atau Three White Soldiers. Namun, ada satu pola continuation yang sangat kuat namun jarang dibahas—Mat Hold (Tahanan Matras). Pola ini mungkin terlihat mirip dengan Rising/Falling Three Methods pada pandangan pertama, namun memiliki perbedaan krusial yang membuatnya lebih kuat sebagai sinyal kelanjutan tren. Nama "Mat Hold" berasal dari bentuknya yang seperti "matras"—harga seolah-olah ditahan di atas matras sebelum melanjutkan pergerakan. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Mat Hold (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, perbedaannya dengan pola serupa, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Mat Hold? Mat Hold adalah pola lima candlestick yang menandakan kelanjutan tren (continuation). Pola ini dapat bersifat bullish (dalam uptrend)...

Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader hanya mengenal dua dimensi: harga (sumbu vertikal) dan waktu (sumbu horizontal). Candlestick, bar chart, line chart – semuanya bekerja dalam kerangka dua dimensi ini. Namun, ada sebuah metode analisis yang dikembangkan oleh J. Peter Steidlmayer di Chicago Board of Trade (CBOT) pada tahun 1980-an yang menambahkan dimensi ketiga: distribusi waktu di setiap level harga. Metode itu disebut Market Profile. Market Profile adalah representasi grafis dari aktivitas harga dan waktu yang menunjukkan di mana harga menghabiskan paling banyak waktu, di mana volume tertinggi berada, dan bagaimana struktur pasar terbentuk sepanjang sesi perdagangan. Apa Itu Market Profile? Market Profile adalah alat analisis yang mengorganisir data harga dan waktu ke dalam distribusi statistik. Ia tidak seperti chart biasa. Alih-alih menunjukkan...

Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga

Sebagian besar trader mengenal volume sebagai batang vertikal di bagian bawah chart yang menunjukkan berapa banyak saham diperdagangkan dalam satu hari. Namun, ada cara yang jauh lebih canggih dan mendalam untuk memahami volume, yaitu Volume Profile. Berbeda dengan volume biasa yang hanya memberi tahu total volume harian, Volume Profile menyebarkan volume ke setiap level harga. Hasilnya adalah semacam peta panas (heatmap) yang menunjukkan di level harga mana most trading activity terjadi. Dengan Volume Profile, Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis seperti: Di mana para pelaku pasar paling agresif membeli? Di level mana mereka paling banyak menjual? Level harga mana yang menjadi magnet bagi volume? Dan level mana yang menjadi zona sepi? Apa Itu Volume Profile? Volume Profile adalah indikator teknikal yang menampilkan volume perdagangan pada...

Artikel menarik lainnya:

  1. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  2. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  3. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  4. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  5. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  6. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  7. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  8. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  9. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  10. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands

TradingView Chart - RANC