Update: Kamis, 30 April 2026

SILO

PT. Siloam International Hospitals Tbk.

Rp 2.500
-0.79%
Volume
652 lot
MA 5
2.506
MA 20
2.613
RSI
31.48
High
2.530
Low
2.500
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.06%
Support (10d)
2.480
Resistance (10d)
2.690
Volume Trend (10d)
-61.5%
Score
10
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-9.42 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (31.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -552 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SILO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.06%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.480, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.690.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.356 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar

Di dunia trading, tidak semua yang terlihat di permukaan mencerminkan realitas yang sebenarnya. Di bawah buku pesanan (order book) yang tampak biasa, seringkali tersembunyi niat besar para pemain institusional. Mereka tidak ingin ketahuan. Mereka menyembunyikan pesanan besar mereka di balik "gunung es" – hanya ujung kecil yang terlihat, sementara massa utamanya tersembunyi di bawah permukaan. Dalam analisis teknikal, fenomena ini meninggalkan jejak yang disebut Iceberg Pattern. Meskipun pola ini lebih dikenal dalam analisis order flow (DOM) dan tape reading, jejaknya dapat dikenali di chart harga standar jika Anda tahu apa yang harus dicari. Apa Itu Iceberg Pattern? Iceberg Pattern adalah pola harga dan volume yang mengindikasikan adanya pesanan besar yang tersembunyi (hidden order) dari pemain institusional. Nama "iceberg" diambil dari fenomena gunung es: hanya...

Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD

Dalam analisis teknikal saham, pola AB=CD adalah fondasi dari semua pola harmonic. Namun, tidak semua pergerakan harga membentuk simetri sempurna dengan AB sama persis dengan CD. Di sinilah pola Alternate AB=CD berperan. Alternate AB=CD (atau sering disebut "Alternate AB=CD") adalah pengembangan dari pola AB=CD klasik di mana panjang CD tidak sama dengan AB, melainkan memiliki rasio Fibonacci tertentu terhadap AB – biasanya 1.272, 1.618, 2.000, atau 2.240. Pola ini sangat penting dipahami karena lebih sering terjadi di pasar nyata dibandingkan AB=CD sempurna. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Alternate AB=CD (baik bullish maupun bearish), mulai dari karakteristik, berbagai variasi rasio, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Alternate AB=CD? Alternate AB=CD adalah pola harmonic yang terdiri dari empat titik (A,...

Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu

Dalam dunia analisis teknikal, hampir semua chart yang Anda kenal memiliki satu kesamaan: sumbu waktu. Chart candlestick, bar chart, line chart – semuanya menempatkan waktu sebagai komponen fundamental. Setiap candle mewakili periode waktu tertentu: 1 menit, 1 jam, 1 hari, 1 minggu. Namun, ada satu jenis chart yang membuang konsep waktu sepenuhnya. Ia tidak peduli apakah harga bergerak dalam 1 menit atau 1 bulan. Yang ia pedulikan hanyalah seberapa besar harga bergerak. Chart itu adalah Renko Chart, juga dikenal sebagai pola bata (brick chart). Renko berasal dari kata Jepang "renga" yang berarti bata. Dan memang, chart ini terdiri dari deretan "bata" yang tersusun rapi, masing-masing mewakili pergerakan harga dengan ukuran tetap. Apa Itu Renko Chart? Renko Chart adalah jenis chart yang dibangun berdasarkan pergerakan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  2. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  3. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  4. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  5. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  6. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  7. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  8. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  9. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  10. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar

TradingView Chart - SILO