Update: Kamis, 30 April 2026

WIRG

PT. WIR ASIA Tbk.

Rp 79
0.00%
Volume
426.972 lot
MA 5
79
MA 20
82
RSI
36.84
High
80
Low
78
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.31%
Support (10d)
78
Resistance (10d)
88
Volume Trend (10d)
+44.6%
Score
15
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
2.60 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (36.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -27.335 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WIRG saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp78, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp88.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 74 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

Dalam perjalanan sebuah tren saham yang kuat, seringkali harga tidak bergerak mulus naik atau turun setiap hari. Ada kalanya harga melompat dengan tiba-tiba meninggalkan celah kosong di chart. Jika gap pertama setelah konsolidasi adalah breakaway gap, maka gap-gap berikutnya di tengah perjalanan tren disebut Runaway Gap. Namun, runaway gap memiliki keunikan yang tidak dimiliki gap lainnya: ia bisa digunakan untuk mengukur seberapa jauh harga masih akan bergerak. Karena kemampuannya ini, runaway gap juga dikenal dengan nama Measuring Gap. Bagi trader yang memahami cara menggunakannya, runaway gap adalah kompas yang menunjukkan arah sekaligus target harga. Ia bukan hanya sinyal untuk bertahan di posisi, tetapi juga alat untuk merencanakan kapan harus mengambil profit. Apa Itu Runaway (Measuring) Gap? Runaway gap adalah celah harga yang terjadi di...

Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk membaca pergerakan harga. Di antara sekian banyak pola, ada satu bentuk yang unik dan jarang dibahas namun menyimpan makna mendalam: Rickshaw Man. Pola ini merupakan varian dari Doji, tetapi dengan karakteristik sumbu (bayangan) yang sangat panjang dan badan candlestick yang sangat kecil, nyaris tidak terlihat. Karakteristik Pola Rickshaw Man Secara visual, Rickshaw Man menyerupai seekor orang yang sedang mengemudikan kereta roda dua (rickshaw). Bayangan atas dan bawah yang panjang menggambarkan gandar kereta, sedangkan badan yang mungil adalah tempat duduk pengemudi. Ciri-ciri spesifiknya adalah: Badan Candlestick Sangat Pendek: Bisa berupa Doji sempurna (harga pembukaan dan penutupan sama persis) atau Spinning Top dengan tubuh yang sangat mini. Sumbu Atas dan Bawah Panjang:...

Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader berfokus pada arah harga — naik atau turun. Namun, ada indikator yang berfokus pada sesuatu yang berbeda: lebar rentang harga (volatilitas) . Indikator itu adalah Mass Index. Dikembangkan oleh Donald Dorsey pada awal 1990-an, Mass Index dirancang untuk mengidentifikasi potensi pembalikan harga dengan mendeteksi perubahan pola volatilitas. Konsep dasarnya sederhana namun kuat: ketika volatilitas membengkak (melebar) dan kemudian menyusut (menyempit), seringkali harga akan berbalik arah di masa mendekati. Mass Index membantu trader mengukur "massa" atau berat dari pergerakan harga ini. Karakteristik Mass Index Mass Index adalah indikator osilator yang mengukur lebar (range) dari pergerakan harga, bukan arahnya. Indikator ini tidak peduli apakah harga sedang naik atau turun — yang penting adalah seberapa lebar rentang pergerakannya. Ciri-ciri spesifiknya adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  2. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  3. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  4. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  5. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  6. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  7. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  8. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  9. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  10. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga

TradingView Chart - WIRG