Update: Kamis, 30 April 2026

SPMA

PT. Suparma Tbk.

Rp 210
0.00%
Volume
4.066 lot
MA 5
213
MA 20
218
RSI
38.10
High
210
Low
204
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.37%
Support (10d)
202
Resistance (10d)
232
Volume Trend (10d)
+87.6%
Score
40
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-1.87 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 179 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SPMA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.37%. Area support terdekat berada di sekitar Rp202, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp232.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 202, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah menentukan di mana letak support dan resistance yang sebenarnya. Banyak trader menggunakan level psikologis (1000, 5000), Fibonacci, atau pivot point. Namun, ada pendekatan yang lebih sederhana dan murni berdasarkan struktur harga itu sendiri: Fractals. Dikembangkan oleh Bill Williams, seorang trader dan analis terkenal, Fractals adalah pola lima batang candlestick (atau bar) yang mengidentifikasi titik-titik pembalikan potensial di pasar. Konsep ini terinspirasi dari matematika fraktal — pola yang berulang pada berbagai skala. Dalam pasar keuangan, fractal berarti bahwa pola yang sama yang terjadi pada grafik 5 menit juga dapat terjadi pada grafik harian atau mingguan. Bagi trader yang ingin mengidentifikasi support dan resistance secara objektif (tanpa subjektivitas), Fractals adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Fractals (Fraktal) Fractals...

Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut

Dalam literatur analisis teknikal, nama Dr. Alan Andrews sangat identik dengan "Pitchfork" atau garpu tren. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa alat ini memiliki beberapa varian yang dikembangkan untuk mengakomodasi karakteristik pasar yang berbeda. Jika Andrews' Pitchfork standar terkadang terasa terlalu curam atau agresif, maka Schiff Pitchfork hadir sebagai solusi. Dinamai dari Jerome Schiff, seorang murid dari Andrews, varian ini memodifikasi titik jangkar dari garpu tradisional untuk menghasilkan saluran yang lebih landai dan lebih responsif terhadap fase konsolidasi atau tren yang tidak terlalu agresif. Apa Itu Schiff Pitchfork? Schiff Pitchfork adalah alat analisis teknikal yang digunakan untuk mengidentifikasi level support dan resistance dinamis serta arah tren. Berbeda dengan Pitchfork asli yang titik pangkalnya berada tepat di titik awal, Schiff Pitchfork menggeser titik awal median...

Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga

Dalam analisis teknikal saham, ada banyak indikator kompleks dengan rumus yang rumit dan parameter yang membingungkan. Namun, terkadang yang paling sederhana justru yang paling efektif. Salah satu indikator paling sederhana namun sangat berguna adalah Momentum (MOM). Momentum (sering disingkat MOM) adalah indikator yang mengukur kecepatan perubahan harga dengan menghitung selisih antara harga saat ini dengan harga N periode yang lalu. Tidak ada moving average, tidak ada smoothing, tidak ada bobot – hanya selisih harga. Kesederhanaan inilah yang membuat Momentum menjadi alat yang sangat baik untuk mengidentifikasi kekuatan tren, divergence, dan potensi pembalikan harga. Indikator ini juga menjadi fondasi bagi banyak indikator lain seperti RSI, MACD, dan lainnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang indikator Momentum (MOM), mulai dari cara perhitungan, interpretasi garis nol...

Artikel menarik lainnya:

  1. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  2. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  3. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  4. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  5. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  6. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  7. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  8. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  9. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  10. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional

TradingView Chart - SPMA