Update: Kamis, 30 April 2026

TPIA

PT. Chandra Asri Pacific Tbk.

Rp 5.300
0.00%
Volume
113.352 lot
MA 5
5.580
MA 20
5.624
RSI
32.18
High
5.375
Low
5.000
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.17%
Support (10d)
5.000
Resistance (10d)
6.575
Volume Trend (10d)
-54.9%
Score
40
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-7.83 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (32.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.462 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TPIA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.17%. Area support terdekat berada di sekitar Rp5.000, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.575.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 5.000, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick yang melibatkan banyak batang lilin cenderung memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan pola satu atau dua candlestick. Salah satu pola kompleks yang sangat jarang muncul namun membawa sinyal bearish yang kuat adalah Ladder Top. Pola lima candlestick ini adalah peringatan dini bahwa tren naik yang tampak kokoh sebenarnya sedang membangun fondasi yang rapuh. Bagi trader yang memahami Ladder Top, pola ini adalah kesempatan untuk keluar dari posisi long sebelum koreksi besar terjadi, atau bahkan mempersiapkan posisi short. Karakteristik Pola Ladder Top Ladder Top (puncak tangga) adalah pola yang terbentuk dari lima candlestick secara berurutan dalam konteks tren naik yang sudah berlangsung sebelumnya. Namanya diambil dari bentuk visualnya yang menyerupai tangga — harga naik bertahap namun kemudian diikuti...

The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi

Dalam analisis teknikal, pasar tidak selalu bergerak dalam tren yang jelas. Sebagian besar waktu, harga bergerak sideways dalam fase konsolidasi—naik turun dalam rentang yang sempit. Di sinilah Inside Bar berperan. Inside Bar adalah pola candlestick di mana seluruh rentang harga (high dan low) dari sebuah periode berada sepenuhnya di dalam rentang harga periode sebelumnya. Pola ini sangat populer di kalangan swing trader dan breakout trader karena Inside Bar sering muncul tepat sebelum harga melepaskan diri dari konsolidasi dan memulai pergerakan besar. Jika Outside Bar adalah "ledakan" volatilitas, maka Inside Bar adalah "ketenangan sebelum badai". Karakteristik Inside Bar Inside Bar adalah pola dua candlestick di mana candlestick kedua (inside bar) memiliki high yang lebih rendah dari high candlestick pertama, dan low yang lebih tinggi dari...

Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, ada pola yang begitu mengancam dan mudah dikenali seperti Three White Soldiers, tetapi dalam versi bearish. Pola itu adalah Three Black Crows (Tiga Gagak Hitam). Namanya saja sudah menggambarkan kegelapan—tiga candle bearish panjang berbaris seperti tiga gagak hitam yang terbang di langit suram, menandakan bahwa musim dingin pasar akan segera datang. Jika Three White Soldiers adalah mimpi indah bagi para pembeli, maka Three Black Crows adalah mimpi buruk. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Three Black Crows, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, variasi pola, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Three Black Crows? Three Black Crows adalah pola tiga candlestick bearish yang terdiri dari tiga candle bearish panjang (black candles) yang muncul secara berurutan....

Artikel menarik lainnya:

  1. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  2. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  3. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  4. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  5. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  6. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  7. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  8. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  9. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  10. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread

TradingView Chart - TPIA