Update: Kamis, 30 April 2026

TRIM

PT. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Rp 570
-4.20%
Volume
3.156 lot
MA 5
566
MA 20
567
RSI
50.00
High
600
Low
560
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.27%
Support (10d)
530
Resistance (10d)
610
Volume Trend (10d)
-68.5%
Score
40
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
16.33 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -298 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TRIM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp530, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp610.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 530, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola segitiga (triangle) yang meruncing. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melakukan kebalikannya: melebar seiring waktu. Salah satu pola yang paling penting untuk dipahami, terutama bagi mereka yang ingin menghindari jebakan di puncak pasar, adalah Rising Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke atas). Pola ini adalah cerminan dari meningkatnya ketidakpastian dan perdebatan sengit di tengah tren naik, yang pada akhirnya berakhir dengan kehancuran bullish dan pembalikan bearish. Karakteristik Rising Broadening Wedge Rising Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kecenderungan sama-sama mengarah ke atas. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, dengan amplitudo ayunan yang semakin besar,...

Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar

Dalam analisis teknikal saham, ada pola yang bentuknya begitu unik dan mudah diingat karena menyerupai benda sehari-hari. Pola itu adalah Cup and Handle – atau pola "Cangkir dan Gagang". Pola ini pertama kali dipopulerkan oleh William O'Neil, pendiri Investor's Business Daily. Cup and Handle dianggap sebagai salah satu pola kelanjutan bullish (bullish continuation) yang paling andal dan paling menguntungkan. Pola ini menandakan periode akumulasi yang panjang, diikuti oleh konsolidasi singkat, sebelum harga melonjak ke level yang lebih tinggi. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Cup and Handle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Cup and Handle? Cup and Handle adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terbentuk di akhir tren turun atau...

Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick Jepang memiliki nama-nama yang unik dan mudah diingat. Setelah mempelajari pola seperti Doji, Hammer, atau Unique Three River, ada satu pola lagi yang jarang dibahas tetapi memiliki sinyal cukup kuat, yaitu Concealing Baby Swan. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan bullish (bullish reversal pattern) yang muncul di akhir tren turun. Namanya terdengar indah, namun di baliknya tersimpan psikologi pasar yang intens: kepanikan, keraguan, dan akhirnya pembalikan arah. Apa Itu Concealing Baby Swan? Secara harfiah, concealing berarti menyembunyikan, baby berarti bayi, dan swan berarti angsa. Nama ini diambil karena formasi candlestick-nya menggambarkan seolah-olah sebuah "angsa kecil" (lilin kecil) tersembunyi di dalam bayangan lilin besar sebelumnya. Pola ini terdiri dari empat candlestick dan dianggap sebagai salah satu pola pembalikan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  2. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  3. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  4. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  5. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  6. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  7. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  8. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  9. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  10. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish

TradingView Chart - TRIM