Update: Kamis, 30 April 2026

TRIN

PT. Perintis Triniti Properti Tbk.

Rp 680
-4.90%
Volume
61.527 lot
MA 5
740
MA 20
792
RSI
28.07
High
740
Low
660
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.09%
Support (10d)
660
Resistance (10d)
860
Volume Trend (10d)
-26.4%
Score
60
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
21.43 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.1) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 3.333 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TRIN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp660, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp860.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 694 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 748 - 782 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 632 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik

Dalam analisis teknikal saham, ada indikator yang sangat unik karena tidak berupa garis seperti moving average, melainkan berupa titik-titik (dots) yang muncul di sekitar harga. Indikator itu adalah Parabolic SAR (Parabolic Stop and Reverse). Parabolic SAR dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti RSI dan ADX. Indikator ini dirancang untuk membantu trader menentukan arah tren saat ini, level stop loss yang ideal, serta potensi titik balik (reversal) harga. Nama "Parabolic" berasal dari bentuk parabolik yang dihasilkan oleh titik-titik SAR ketika diplot pada chart, sementara "SAR" adalah singkatan dari Stop and Reverse – karena indikator ini memberi sinyal kapan harus menghentikan posisi (stop) dan membalik arah (reverse). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Parabolic SAR, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, interpretasi titik-titik...

Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga

Dalam analisis teknikal saham, ada banyak indikator kompleks dengan rumus yang rumit dan parameter yang membingungkan. Namun, terkadang yang paling sederhana justru yang paling efektif. Salah satu indikator paling sederhana namun sangat berguna adalah Momentum (MOM). Momentum (sering disingkat MOM) adalah indikator yang mengukur kecepatan perubahan harga dengan menghitung selisih antara harga saat ini dengan harga N periode yang lalu. Tidak ada moving average, tidak ada smoothing, tidak ada bobot – hanya selisih harga. Kesederhanaan inilah yang membuat Momentum menjadi alat yang sangat baik untuk mengidentifikasi kekuatan tren, divergence, dan potensi pembalikan harga. Indikator ini juga menjadi fondasi bagi banyak indikator lain seperti RSI, MACD, dan lainnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang indikator Momentum (MOM), mulai dari cara perhitungan, interpretasi garis nol...

Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama

Dalam analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola dua candlestick mengandalkan "gap" atau "tubuh yang menelusuri" untuk menghasilkan sinyal. Namun, ada satu pola unik yang justru mengandalkan pertemuan di level penutupan yang sama—itulah Meeting Lines. Pola ini mungkin terlihat sederhana, tetapi menyimpan makna psikologis yang mendalam tentang keseimbangan kekuatan antara bull dan bear. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Meeting Lines, kedua versinya (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Meeting Lines? Meeting Lines (garis pertemuan) adalah pola dua candlestick di mana dua candle yang berlawanan arah (satu bearish, satu bullish) ditutup pada level harga yang sama atau hampir sama. Pola ini memiliki dua versi: Versi Tren Sebelumnya Candle 1 Candle 2 Sinyal Bullish Meeting Lines...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  2. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  3. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  4. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  5. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  6. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  7. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  8. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  9. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  10. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading

TradingView Chart - TRIN