Update: Kamis, 30 April 2026

UVCR

PT. Trimegah Karya Pratama Tbk.

Rp 206
+3.00%
Volume
1.126.999 lot
MA 5
192
MA 20
165
RSI
92.96
High
220
Low
202
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.49%
Support (10d)
162
Resistance (10d)
220
Volume Trend (10d)
+84.2%
Score
80
Win Rate (30d)
60 %
P/L (30d)
60.94 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (93.0) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 33.310 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham UVCR saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 93.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp162, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp220.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 206 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 237 - 258 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 196 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan

Dalam analisis teknikal saham, pola Head and Shoulders sudah sangat terkenal sebagai pola pembalikan bearish di puncak tren naik. Namun, tahukah Anda bahwa pola ini juga memiliki versi terbalik yang justru memberikan sinyal beli yang sangat kuat? Pola itu adalah Inverse Head and Shoulders (atau sering juga disebut Head and Shoulders Bottom). Bentuknya terbalik dari versi klasik: kepala berada di bawah, bukan di atas. Pola ini adalah salah satu pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang paling dapat diandalkan dan paling dicari oleh para trader. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Inverse Head and Shoulders, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Inverse Head and Shoulders? Inverse Head and Shoulders adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk...

Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham

Dalam dunia analisa teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Dari sekian banyak pola yang ada, pola dua candlestick sering menjadi favorit karena kemudahan membacanya. Salah satu pola yang paling kuat dan cukup sering muncul adalah Tweezer Top. Apa itu Tweezer Top, bagaimana cara mengidentifikasinya, dan bagaimana strategi terbaik untuk meresponsnya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini. Apa Itu Pola Tweezer Top? Secara sederhana, Tweezer Top adalah pola candlestick bearish reversal (pembalik penurunan) yang terbentuk di puncak tren naik. Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan sumbu atas (upper shadow) yang panjang dan kurang lebih berada di level harga yang sama. Nama "Tweezer" (penjepit) diambil dari bentuk visualnya yang mirip dengan dua ujung penjepit...

Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

Di antara berbagai pola grafik dalam analisis teknikal, ada satu pola yang sering dianggap sebagai "sepupu dekat" dari Bullish Flag, yaitu Bullish Pennant. Pola ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari flag, namun tetap memberikan sinyal kelanjutan tren naik yang andal. Apa Itu Bullish Pennant? Bullish Pennant adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang terbentuk setelah pergerakan harga naik secara tajam dan vertikal, kemudian diikuti oleh periode konsolidasi yang membentuk segitiga simetris yang mengecil (converging triangle). Bentuknya menyerupai umbul-umbul atau panji (pennant) yang runcing di ujungnya, dengan tiang bendera sebagai awal pergerakan. Perbedaan utama dengan Bullish Flag terletak pada bentuk area konsolidasinya. Jika flag membentuk saluran paralel atau sedikit menurun, maka pennant membentuk dua garis tren yang saling bertemu (converging), menciptakan pola segitiga yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  2. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  3. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  4. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  5. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  6. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  7. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  8. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  9. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  10. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik

TradingView Chart - UVCR