Update: Kamis, 30 April 2026

WEHA

PT. WEHA Transportasi Indonesia Tbk.

Rp 126
-2.33%
Volume
35.291 lot
MA 5
126
MA 20
130
RSI
43.75
High
132
Low
124
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.41%
Support (10d)
121
Resistance (10d)
139
Volume Trend (10d)
-71.5%
Score
10
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
0.80 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (43.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.631 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WEHA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.41%. Area support terdekat berada di sekitar Rp121, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp139.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 115 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, ada pola yang begitu mengancam dan mudah dikenali seperti Three White Soldiers, tetapi dalam versi bearish. Pola itu adalah Three Black Crows (Tiga Gagak Hitam). Namanya saja sudah menggambarkan kegelapan—tiga candle bearish panjang berbaris seperti tiga gagak hitam yang terbang di langit suram, menandakan bahwa musim dingin pasar akan segera datang. Jika Three White Soldiers adalah mimpi indah bagi para pembeli, maka Three Black Crows adalah mimpi buruk. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Three Black Crows, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, variasi pola, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Three Black Crows? Three Black Crows adalah pola tiga candlestick bearish yang terdiri dari tiga candle bearish panjang (black candles) yang muncul secara berurutan....

Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart

Sebagian besar trader saham hanya melihat candlestick biasa: sebuah batang dengan harga pembukaan, tertinggi, terendah, dan penutupan. Namun, di era pasar modern, para pelaku profesional menggunakan alat yang jauh lebih detail. Alat itu bernama Footprint Chart. Footprint memungkinkan Anda melihat apa yang terjadi di dalam sebuah candlestick. Anda bisa melihat secara persis berapa banyak volume yang terjadi di setiap level harga, serta apakah transaksi tersebut didorong oleh pembeli agresif (ask) atau penjual agresif (bid). Dengan footprint, Anda tidak lagi bertanya, "Apakah candle ini hijau atau merah?". Anda akan bertanya, "Siapa yang sebenarnya mengendalikan setiap level harga di candle ini?". Apa Itu Footprint Chart? Footprint adalah representasi data order flow yang menampilkan volume transaksi untuk setiap harga dalam satu periode (misalnya satu candlestick 5 menit)....

Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berfokus pada harga penutupan (close) — mengabaikan apa yang terjadi di dalam periode perdagangan itu sendiri. Padahal, sebuah candlestick dengan badan panjang (jauh antara open dan close) memberikan informasi yang sangat berbeda dibandingkan candlestick dengan badan pendek, meskipun harga penutupannya sama. Di sinilah Qstick berperan. Dikembangkan oleh Tushar Chande, tokoh di balik indikator Chande Momentum Oscillator (CMO) dan banyak inovasi lainnya, Qstick adalah indikator yang menghitung selisih antara harga pembukaan dan harga penutupan yang dirata-ratakan selama periode tertentu. Hasilnya adalah ukuran yang lebih akurat tentang siapa yang benar-benar mengendalikan pasar — pembeli atau penjual — berdasarkan apa yang terjadi di dalam setiap candle. Karakteristik Qstick Qstick adalah indikator osilator yang mengukur selisih (open - close) atau (close - open)...

Artikel menarik lainnya:

  1. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  2. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  3. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  4. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  5. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  6. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  7. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  8. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  9. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  10. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan

TradingView Chart - WEHA