Update: Kamis, 30 April 2026

WICO

PT. Wicaksana Overseas International Tbk.

Rp 123
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
123
MA 20
123
RSI
100.00
High
-
Low
-
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick sering kali menjadi cerminan langsung dari psikologi pasar. Salah satu pola yang paling menarik dan sarat makna adalah High Wave. Pola ini sangat mirip dengan Rickshaw Man, namun memiliki perbedaan fundamental: pada High Wave, badan candlestick (real body) masih terlihat jelas, meskipun tetap pendek, sementara sumbu atas dan bawahnya memanjang secara signifikan. High Wave menggambarkan pergulatan epik antara pembeli dan penjual dalam satu periode perdagangan, tanpa menghasilkan pemenang yang jelas. Karakteristik Utama Pola High Wave Agar sebuah candlestick dapat diklasifikasikan sebagai High Wave, ia harus memenuhi kriteria berikut: Sumbu Atas dan Bawah yang Panjang: Kedua sumbu (bayangan) memiliki panjang yang jauh melebihi panjang badan candlestick. Semakin panjang sumbu relatif terhadap badan, semakin kuat sinyalnya. Badan Candlestick Pendek: Berbeda...

Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berfokus pada harga penutupan (close) — mengabaikan apa yang terjadi di dalam periode perdagangan itu sendiri. Padahal, sebuah candlestick dengan badan panjang (jauh antara open dan close) memberikan informasi yang sangat berbeda dibandingkan candlestick dengan badan pendek, meskipun harga penutupannya sama. Di sinilah Qstick berperan. Dikembangkan oleh Tushar Chande, tokoh di balik indikator Chande Momentum Oscillator (CMO) dan banyak inovasi lainnya, Qstick adalah indikator yang menghitung selisih antara harga pembukaan dan harga penutupan yang dirata-ratakan selama periode tertentu. Hasilnya adalah ukuran yang lebih akurat tentang siapa yang benar-benar mengendalikan pasar — pembeli atau penjual — berdasarkan apa yang terjadi di dalam setiap candle. Karakteristik Qstick Qstick adalah indikator osilator yang mengukur selisih (open - close) atau (close - open)...

Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart

Sebagian besar trader saham hanya melihat candlestick biasa: sebuah batang dengan harga pembukaan, tertinggi, terendah, dan penutupan. Namun, di era pasar modern, para pelaku profesional menggunakan alat yang jauh lebih detail. Alat itu bernama Footprint Chart. Footprint memungkinkan Anda melihat apa yang terjadi di dalam sebuah candlestick. Anda bisa melihat secara persis berapa banyak volume yang terjadi di setiap level harga, serta apakah transaksi tersebut didorong oleh pembeli agresif (ask) atau penjual agresif (bid). Dengan footprint, Anda tidak lagi bertanya, "Apakah candle ini hijau atau merah?". Anda akan bertanya, "Siapa yang sebenarnya mengendalikan setiap level harga di candle ini?". Apa Itu Footprint Chart? Footprint adalah representasi data order flow yang menampilkan volume transaksi untuk setiap harga dalam satu periode (misalnya satu candlestick 5 menit)....

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  2. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  3. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  4. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  5. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  6. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  7. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  8. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  9. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  10. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri

TradingView Chart - WICO