Update: Kamis, 30 April 2026

WIIM

PT. Wismilak Inti Makmur Tbk.

Rp 1.905
-1.30%
Volume
98.226 lot
MA 5
1.810
MA 20
1.812
RSI
58.26
High
2.040
Low
1.870
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.26%
Support (10d)
1.640
Resistance (10d)
2.040
Volume Trend (10d)
+0.4%
Score
80
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-2.31 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.3)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 8.417 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WIIM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.640, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.040.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.905 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 2.191 - 2.381 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.810 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, ada pola yang begitu mengancam dan mudah dikenali seperti Three White Soldiers, tetapi dalam versi bearish. Pola itu adalah Three Black Crows (Tiga Gagak Hitam). Namanya saja sudah menggambarkan kegelapan—tiga candle bearish panjang berbaris seperti tiga gagak hitam yang terbang di langit suram, menandakan bahwa musim dingin pasar akan segera datang. Jika Three White Soldiers adalah mimpi indah bagi para pembeli, maka Three Black Crows adalah mimpi buruk. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Three Black Crows, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, variasi pola, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Three Black Crows? Three Black Crows adalah pola tiga candlestick bearish yang terdiri dari tiga candle bearish panjang (black candles) yang muncul secara berurutan....

Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar trader lebih fokus mencari sinyal beli. Akibatnya, sinyal jual yang justru melindungi modal sering diabaikan. Salah satu pola jual yang paling tegas namun jarang dipahami dengan baik adalah Stalled Pattern. Pola tiga candlestick ini merupakan "versi ekstrem" dari Advance Block. Jika Anda melihat Stalled Pattern di akhir tren naik yang panjang, bersiaplah karena harga berpotensi mengalami koreksi tajam. Apa Itu Stalled Pattern? Stalled Pattern adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul setelah uptrend yang kuat. Namanya mencerminkan kondisi sebenarnya: harga seperti "tersendat" atau mogok di tengah jalan meskipun secara visual candlestick masih berwarna hijau. Sinyal yang diberikan adalah pembalikan bearish yang lebih kuat dibandingkan Advance Block. Pola ini memberi tahu bahwa pembeli sudah benar-benar kehabisan tenaga. Karakteristik...

Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?

Dalam analisis teknikal, sebagian besar alat Fibonacci berfokus pada harga – di level mana support dan resistance berada, di mana target profit, di mana titik entry. Namun, ada satu alat Fibonacci yang berfokus pada aspek yang sama sekali berbeda: waktu. Alat itu adalah Fibonacci Time Zone. Jika retracement dan extension menjawab pertanyaan "di mana", maka Time Zone menjawab pertanyaan "kapan". Kapan harga kemungkinan akan berbalik arah? Kapan momentum penting kemungkinan akan terjadi? Fibonacci Time Zone didasarkan pada keyakinan bahwa waktu antar pergerakan harga yang signifikan cenderung mengikuti rasio Fibonacci. Meskipun tidak sepopuler retracement atau extension, alat ini memiliki basis pengguna yang loyal di kalangan trader yang percaya bahwa waktu adalah siklus, dan siklus dapat diprediksi. Apa Itu Fibonacci Time Zone? Fibonacci Time Zone adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  2. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  3. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  4. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  5. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  6. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  7. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  8. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  9. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan

TradingView Chart - WIIM