Update: Kamis, 30 April 2026

ACST

PT. Acset Indonusa Tbk.

Rp 99
0.00%
Volume
11.885 lot
MA 5
98
MA 20
96
RSI
69.57
High
99
Low
99
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.19%
Support (10d)
96
Resistance (10d)
100
Volume Trend (10d)
-64.2%
Score
85
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-12.39 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (69.6)
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ACST saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 69.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.19%. Area support terdekat berada di sekitar Rp96, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 99 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 114 - 124 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 94 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama

Dalam analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola dua candlestick mengandalkan "gap" atau "tubuh yang menelusuri" untuk menghasilkan sinyal. Namun, ada satu pola unik yang justru mengandalkan pertemuan di level penutupan yang sama—itulah Meeting Lines. Pola ini mungkin terlihat sederhana, tetapi menyimpan makna psikologis yang mendalam tentang keseimbangan kekuatan antara bull dan bear. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Meeting Lines, kedua versinya (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Meeting Lines? Meeting Lines (garis pertemuan) adalah pola dua candlestick di mana dua candle yang berlawanan arah (satu bearish, satu bullish) ditutup pada level harga yang sama atau hampir sama. Pola ini memiliki dua versi: Versi Tren Sebelumnya Candle 1 Candle 2 Sinyal Bullish Meeting Lines...

Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola segitiga (triangle) yang meruncing. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melakukan kebalikannya: melebar seiring waktu. Salah satu pola yang paling penting untuk dipahami, terutama bagi mereka yang ingin menghindari jebakan di puncak pasar, adalah Rising Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke atas). Pola ini adalah cerminan dari meningkatnya ketidakpastian dan perdebatan sengit di tengah tren naik, yang pada akhirnya berakhir dengan kehancuran bullish dan pembalikan bearish. Karakteristik Rising Broadening Wedge Rising Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kecenderungan sama-sama mengarah ke atas. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, dengan amplitudo ayunan yang semakin besar,...

Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem

Setelah mempelajari berbagai pola reversal seperti Hammer, Shooting Star, dan Doji, kini saatnya mengenal pola yang berbeda dari semuanya: Marubozu. Jika pola-pola sebelumnya mengajarkan Anda tentang pembalikan (reversal), maka Marubozu mengajarkan tentang kelanjutan (continuation). Pola ini adalah candlestick paling jujur dan paling mudah dibaca—tubuh panjang tanpa bayangan (shadow) di kedua ujungnya. Dalam analisa teknikal saham, Marubozu adalah representasi sempurna dari kekuatan tanpa keraguan. Ketika Marubozu muncul, pasar sedang berbicara dengan suara lantang: "Tidak ada perlawanan!" Apa Itu Marubozu? Secara etimologi, "Marubozu" berasal dari bahasa Jepang yang berarti "botak" atau "dicukur habis". Nama ini menggambarkan candlestick yang tidak memiliki sumbu (shadow)—baik sumbu atas maupun sumbu bawah. Secara visual, Marubozu memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Tubuh (real body) Panjang dan besar Sumbu atas (upper shadow)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri
  2. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  3. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  4. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  5. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  6. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  7. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  8. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  9. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  10. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish

TradingView Chart - ACST