Update: Kamis, 30 April 2026

AMAN

PT. Makmur Berkah Amanda Tbk.

Rp 256
-2.29%
Volume
15.198 lot
MA 5
257
MA 20
291
RSI
17.31
High
262
Low
252
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.36%
Support (10d)
240
Resistance (10d)
300
Volume Trend (10d)
-1.5%
Score
35
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-17.95 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (17.3) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.104 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMAN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 17.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.36%. Area support terdekat berada di sekitar Rp240, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp300.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 228 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis

Dalam analisis teknikal saham, ada pola yang bentuknya begitu unik dan dramatis sehingga dinamakan seperti sebuah fenomena geografis. Pola itu adalah Island Reversal – atau pola "Pulau Terpencil". Island Reversal adalah salah satu pola pembalikan (reversal pattern) yang paling langka namun paling mudah dikenali. Pola ini terbentuk ketika sekelompok candlestick "terisolasi" dari pergerakan harga di sekitarnya oleh dua celah harga (gap) – satu gap masuk dan satu gap keluar – sehingga membentuk seperti sebuah pulau yang berdiri sendiri. Pola ini menandakan perubahan sentimen pasar yang sangat drastis dan tiba-tiba. Ketika terbentuk, Island Reversal sering kali diikuti oleh pergerakan harga yang cepat dan signifikan ke arah yang berlawanan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Island Reversal, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi...

The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik

Dalam analisis teknikal, hari di mana tren berbalik arah adalah momen paling kritis bagi trader. Salah satu pola paling terkenal untuk mengidentifikasi pembalikan adalah Key Reversal Day. Namun, ada varian yang lebih spesifik dan sering dianggap lebih andal, yang dikenal sebagai The Reversal Day — sebuah pola yang memadukan elemen key reversal day dengan persyaratan volume yang khusus. The Reversal Day adalah pola candlestick tunggal yang menandakan perubahan arah tren yang signifikan, dikonfirmasi oleh lonjakan volume yang ekstrem. Pola ini sangat dihargai oleh trader karena memberikan sinyal reversal yang jelas dengan tingkat keandalan yang tinggi, terutama ketika volume memenuhi kriteria tertentu. Karakteristik The Reversal Day The Reversal Day adalah pola candlestick tunggal yang terjadi di akhir sebuah tren (baik uptrend maupun downtrend). Pola ini...

Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar indikator dirancang untuk digunakan dalam berbagai kondisi pasar — tren naik, tren turun, maupun sideways. Namun, ada satu indikator yang diciptakan untuk tujuan yang sangat spesifik: menangkap bottom pasar setelah koreksi besar. Indikator itu adalah Coppock Curve. Diciptakan oleh ekonom Edwin Sedgwick Coppock pada tahun 1962, indikator ini awalnya dirancang untuk investasi jangka panjang di pasar saham AS. Hingga saat ini, Coppock Curve tetap menjadi salah satu alat paling andal untuk mengidentifikasi momen pembelian setelah pasar mengalami penurunan signifikan. Karakteristik Coppock Curve Coppock Curve adalah indikator momentum yang dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang dari dua laju perubahan (rate of change / ROC) yang dihaluskan dengan moving average. Meskipun perhitungannya sedikit rumit, penggunaannya sangat sederhana. Ciri-ciri spesifik Coppock Curve adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  2. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  3. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  4. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  5. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  6. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  7. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  8. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  9. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  10. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar

TradingView Chart - AMAN