Update: Kamis, 30 April 2026

BBYB

PT. Bank Neo Commerce Tbk.

Rp 306
-3.16%
Volume
195.825 lot
MA 5
307
MA 20
321
RSI
40.00
High
320
Low
302
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.87%
Support (10d)
300
Resistance (10d)
346
Volume Trend (10d)
-38.3%
Score
40
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
6.25 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 462 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBYB saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp346.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 300, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari RSI sebagai indikator momentum, kini saatnya mengenal indikator momentum lain yang sangat populer dan sering digunakan bersama RSI, yaitu Stochastic Oscillator. Stochastic dikembangkan oleh George Lane pada akhir tahun 1950-an. Berbeda dengan RSI yang membandingkan kenaikan dan penurunan harga, Stochastic mengukur posisi harga penutupan (close) relatif terhadap rentang harga (high-low) dalam periode tertentu. Konsep dasarnya: dalam tren naik, harga cenderung menutup di dekat titik tertinggi; dalam tren turun, harga cenderung menutup di dekat titik terendah. Stochastic memiliki tiga varian utama – Fast Stochastic, Slow Stochastic, dan Full Stochastic – serta pola paling penting yaitu crossover %K dan %D. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Stochastic Oscillator, mulai dari cara perhitungan, perbedaan ketiga varian, interpretasi dasar (overbought/oversold), pola...

Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat

Setiap trader yang pernah belajar analisis teknikal pasti mengenal garis tren (trendline). Satu garis yang menghubungkan titik-titik tertinggi atau terendah, membantu menentukan arah dan momentum pasar. Namun, pernahkah Anda membayangkan apa yang terjadi ketika banyak garis tren yang berbeda justru bertumpuk di area yang sama? Fenomena ini disebut Stacked Trendline atau Trendline Stack. Ia terjadi ketika beberapa garis tren dari periode waktu berbeda, kerangka waktu berbeda, atau titik referensi berbeda, semuanya berkumpul di area harga yang sempit. Stacked trendline bukanlah kebetulan. Ini adalah pertemuan kekuatan analitis yang memberi sinyal bahwa suatu level harga memiliki signifikansi luar biasa. Ketika banyak garis tren "menumpuk" di satu area, level tersebut menjadi seperti tembok benteng—sangat sulit ditembus. Dan ketika akhirnya ditembus, pergerakan yang terjadi biasanya eksplosif. Apa Itu...

Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka

Dalam dunia analisis teknikal, harmonic pattern telah menjadi salah satu metode favorit bagi trader yang ingin mengidentifikasi titik balik pasar dengan tingkat presisi tinggi. Scott Carney, tokoh di balik popularisasi harmonic trading modern, telah memperkenalkan berbagai pola seperti Bat, Crab, Butterfly, dan Shark. Namun, ada satu pola yang jarang dibahas namun memiliki karakteristik unik: Lizard. Pola ini dinamakan demikian karena bentuknya yang menyerupai kadal (lizard) yang merayap di tanah sebelum melompat — menggambarkan pergerakan harga yang konsolidasi sebelum akhirnya berbalik arah. Karakteristik Pola Lizard Lizard adalah pola harmonic yang termasuk dalam keluarga pola reversal (pembalikan). Berbeda dengan pola harmonic lain yang menggunakan lima titik (XABCD), Lizard memiliki struktur yang lebih sederhana namun tetap berlandaskan rasio Fibonacci yang presisi. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Struktur...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  2. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  3. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  4. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  5. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  6. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  7. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  8. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  9. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  10. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah

TradingView Chart - BBYB