Update: Kamis, 30 April 2026

BINO

PT. Perma Plasindo Tbk.

Rp 122
-0.81%
Volume
7.690 lot
MA 5
123
MA 20
123
RSI
50.00
High
125
Low
120
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.13%
Support (10d)
118
Resistance (10d)
128
Volume Trend (10d)
-20.5%
Score
80
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-2.40 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 583 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BINO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp118, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp128.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 122 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 140 - 153 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 116 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands

Dalam analisis teknikal, Bollinger Bands adalah salah satu indikator volatilitas paling populer. Namun, selain fungsi standarnya (mengidentifikasi overbought/oversold), ada pola spesifik yang dinamai oleh komunitas trader: The Slingshot Pattern (atau sering disebut "Bollinger Bands Squeeze and Expansion" atau "The Squeeze Pattern"). Slingshot Pattern adalah pola di mana Bollinger Bands menyempit drastis (squeeze), menandakan periode volatilitas rendah, kemudian harga "melompat" keluar dari bands dengan kekuatan besar—seperti batu yang diumpankan ke ketapel (slingshot) lalu dilepaskan. Pola ini sangat populer karena memberikan sinyal breakout yang jelas dan seringkali sangat akurat. Karakteristik The Slingshot Pattern Slingshot Pattern terdiri dari tiga fase utama: kompresi (squeeze), ekspansi (expansion), dan follow-through. Pola ini memanfaatkan sifat Bollinger Bands yang menyempit saat volatilitas rendah dan melebar saat volatilitas tinggi. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai...

Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader

Dalam analisis teknikal saham, ada pola-pola yang begitu ikonik sehingga menjadi bahasa universal bagi trader di seluruh dunia. Salah satunya adalah Double Bottom. Pola ini dinamakan demikian karena bentuknya yang menyerupai dua lembah (bottom) dengan kedalaman yang kurang lebih sama, seperti dua cekungan kembar. Double Bottom adalah kebalikan dari Double Top. Pola ini merupakan salah satu pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang paling terkenal dan paling dapat diandalkan. Ia menandakan bahwa tren turun telah kehabisan tenaga dan harga akan berbalik arah menjadi tren naik. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Double Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Double Bottom? Double Bottom adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk di akhir tren turun (downtrend)....

Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis

Dalam dunia analisis teknikal, istilah "Black Swan" lebih dikenal melalui teori risiko Nassim Taleb yang menggambarkan peristiwa langka dan tidak terduga yang berdampak besar. Namun, di kalangan trader harmonic pattern yang lebih mendalam, ada pula yang menyebut Black Swan sebagai sebuah pola harmonic bullish yang sangat langka. Pola ini diperkenalkan oleh sebagian kecil trader harmonic berpengalaman sebagai "cerminan" dari White Swan. Jika White Swan adalah pola bearish di puncak pasar, maka Black Swan adalah pola bullish di dasar pasar. Keduanya memiliki struktur yang simetris namun terbalik. Bagi trader yang berhasil mengidentifikasi Black Swan, pola ini dapat menjadi sinyal pembalikan bullish yang sangat kuat di area bottom. Karakteristik Black Swan (Bullish Harmonic Pattern) Black Swan adalah pola harmonic bullish yang terbentuk dari empat swing point...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  2. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  3. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  4. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  5. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  6. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  7. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  8. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  9. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  10. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat

TradingView Chart - BINO