Update: Kamis, 30 April 2026

WOMF

PT. Wahana Ottomitra Multiartha Tbk.

Rp 298
-0.67%
Volume
1.054 lot
MA 5
301
MA 20
303
RSI
50.00
High
300
Low
292
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.09%
Support (10d)
290
Resistance (10d)
316
Volume Trend (10d)
-65.9%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-1.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 225 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WOMF saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp290, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp316.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 290, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Bollinger Bands (berbasis standar deviasi) dan Keltner Channel (berbasis ATR), kini saatnya mengenal channel yang paling sederhana namun sangat powerful untuk menangkap breakout: Donchian Channel. Donchian Channel dikembangkan oleh Richard Donchian, seorang trader legendaris yang dianggap sebagai "Bapak Trend Following". Donchian Channel adalah salah satu indikator tertua dalam analisis teknikal, digunakan sejak tahun 1940-an. Indikator ini menjadi fondasi dari banyak sistem trading trend following terkenal, termasuk sistem "Turtle Trading" yang legendaris. Keunikan Donchian Channel adalah ia tidak menghitung rata-rata atau deviasi – ia hanya mencatat harga tertinggi dan terendah dalam periode tertentu. Hasilnya adalah channel yang sangat responsif terhadap pergerakan harga, namun tetap memberikan level support/resistance yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Donchian Channel, mulai...

Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar

Dalam analisis teknikal candlestick, kita sudah mengenal berbagai pola seperti Doji, Hammer, atau Engulfing. Namun, ada satu pola yang sangat langka dan istimewa: Tristar atau Tri-Star. Pola ini terdiri dari tiga candlestick Doji berurutan dan dianggap sebagai salah satu sinyal pembalikan tren yang paling kuat meskipun jarang muncul . Mengapa tiga Doji berurutan begitu istimewa? Sebuah Doji tunggal saja sudah menunjukkan keraguan pasar yang mendalam. Ketika tiga Doji muncul secara beruntun, itu adalah tanda bahwa pasar sedang mengalami kebimbangan ekstrem—baik bull maupun bear sama-sama kehabisan tenaga . Mari kita bedah pola langka ini secara lengkap. Apa Itu Pola Tristar? Tristar adalah pola pembalikan tren (reversal pattern) yang terdiri dari tiga candlestick Doji yang muncul secara berurutan di akhir tren yang berkepanjangan . Pola ini...

Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick Jepang memiliki nama-nama yang unik dan mudah diingat. Setelah mempelajari pola seperti Doji, Hammer, atau Unique Three River, ada satu pola lagi yang jarang dibahas tetapi memiliki sinyal cukup kuat, yaitu Concealing Baby Swan. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan bullish (bullish reversal pattern) yang muncul di akhir tren turun. Namanya terdengar indah, namun di baliknya tersimpan psikologi pasar yang intens: kepanikan, keraguan, dan akhirnya pembalikan arah. Apa Itu Concealing Baby Swan? Secara harfiah, concealing berarti menyembunyikan, baby berarti bayi, dan swan berarti angsa. Nama ini diambil karena formasi candlestick-nya menggambarkan seolah-olah sebuah "angsa kecil" (lilin kecil) tersembunyi di dalam bayangan lilin besar sebelumnya. Pola ini terdiri dari empat candlestick dan dianggap sebagai salah satu pola pembalikan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  2. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  3. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  4. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  5. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  6. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  7. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  8. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  9. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  10. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah

TradingView Chart - WOMF