Update: Kamis, 30 April 2026

DEWI

PT. Dewi Shri Farmindo Tbk.

Rp 127
-2.31%
Volume
454.873 lot
MA 5
128
MA 20
126
RSI
47.37
High
130
Low
123
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.27%
Support (10d)
121
Resistance (10d)
140
Volume Trend (10d)
-0.8%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-2.31 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (47.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -330 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DEWI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp121, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp140.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 121, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis

Dalam dunia analisis teknikal, istilah "Black Swan" lebih dikenal melalui teori risiko Nassim Taleb yang menggambarkan peristiwa langka dan tidak terduga yang berdampak besar. Namun, di kalangan trader harmonic pattern yang lebih mendalam, ada pula yang menyebut Black Swan sebagai sebuah pola harmonic bullish yang sangat langka. Pola ini diperkenalkan oleh sebagian kecil trader harmonic berpengalaman sebagai "cerminan" dari White Swan. Jika White Swan adalah pola bearish di puncak pasar, maka Black Swan adalah pola bullish di dasar pasar. Keduanya memiliki struktur yang simetris namun terbalik. Bagi trader yang berhasil mengidentifikasi Black Swan, pola ini dapat menjadi sinyal pembalikan bullish yang sangat kuat di area bottom. Karakteristik Black Swan (Bullish Harmonic Pattern) Black Swan adalah pola harmonic bullish yang terbentuk dari empat swing point...

The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi

Dalam analisis teknikal, pasar tidak selalu bergerak dalam tren yang jelas. Sebagian besar waktu, harga bergerak sideways dalam fase konsolidasi—naik turun dalam rentang yang sempit. Di sinilah Inside Bar berperan. Inside Bar adalah pola candlestick di mana seluruh rentang harga (high dan low) dari sebuah periode berada sepenuhnya di dalam rentang harga periode sebelumnya. Pola ini sangat populer di kalangan swing trader dan breakout trader karena Inside Bar sering muncul tepat sebelum harga melepaskan diri dari konsolidasi dan memulai pergerakan besar. Jika Outside Bar adalah "ledakan" volatilitas, maka Inside Bar adalah "ketenangan sebelum badai". Karakteristik Inside Bar Inside Bar adalah pola dua candlestick di mana candlestick kedua (inside bar) memiliki high yang lebih rendah dari high candlestick pertama, dan low yang lebih tinggi dari...

Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari berbagai indikator momentum seperti RSI, Stochastic, dan CCI, kini saatnya mengenal indikator yang sangat sederhana namun powerful: Williams %R (atau sering disebut Williams Percent Range). Williams %R dikembangkan oleh Larry Williams, seorang trader legendaris yang juga dikenal dengan berbagai kontribusinya dalam analisis teknikal. Indikator ini hampir identik dengan Stochastic Oscillator (Fast Stochastic), tetapi dengan satu perbedaan mendasar: Williams %R diplot dalam skala negatif (dari 0 hingga -100), sementara Stochastic diplot positif (0 hingga 100). Williams %R dirancang untuk mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual), serta memberikan sinyal entry dan exit yang jelas. Karena kesederhanaannya, indikator ini sangat populer di kalangan trader pemula maupun profesional. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Williams %R, mulai dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  2. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri
  3. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  4. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  5. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  6. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  7. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  8. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  9. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  10. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar

TradingView Chart - DEWI