Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
Dalam trading saham, salah satu pertanyaan paling umum yang muncul setiap pagi adalah: Di mana level support dan resistance untuk hari ini? Ada banyak cara untuk menjawab pertanyaan ini, mulai dari garis tren, moving average, hingga indikator kompleks seperti Fibonacci retracement. Namun, ada satu metode yang paling tua, paling sederhana, tetapi masih digunakan secara luas oleh trader profesional hingga saat ini: Pivot Point. Pivot Point adalah level-level yang dihitung berdasarkan data harga hari sebelumnya (high, low, close). Level-level ini berfungsi sebagai support dan resistance potensial untuk hari berikutnya. Seiring waktu, metodologi dasar ini berkembang menjadi beberapa varian, masing-masing dengan filosofi dan karakteristik unik. Apa Itu Pivot Point? Pivot Point (PP) adalah harga rata-rata dari high, low, dan close hari sebelumnya. Dari PP ini, dihitung...
Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
Setiap trader pasti pernah mengalami momen frustasi: harga menyentuh level tertinggi dalam sebulan, Anda yakin akan breakout, lalu tiba-tiba harga berbalik tajam dan menjebak Anda. Atau sebaliknya, harga mencapai level terendah, Anda panic sell, lalu esoknya melonjak naik. Apa yang luput dari perhatian Anda? Jawabannya adalah Market Delta. Market Delta bukan sekadar indikator biasa. Dia adalah jendela untuk melihat niat sebenarnya dari pelaku pasar di level-level kritis. Ketika harga mencapai level tinggi atau rendah yang signifikan, Market Delta bisa menunjukkan apakah level tersebut akan bertahan atau justru menjadi titik balik. Mengenal Kembali Konsep Dasar Market Delta Sebelum membahas pola reversal, mari kita pahami dulu inti dari Market Delta. Market Delta adalah representasi dari Volume Delta yang diakumulasi dalam periode waktu tertentu. Volume Delta sendiri...
Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
Dalam analisis teknikal saham, dunia pola harmonic terus berkembang. Setelah mempelajari Gartley, Bat, Butterfly, Crab, Cypher, dan Deep Crab, kini saatnya mengenal pola harmonic yang relatif baru namun semakin populer: pola Shark atau pola Hiu. Pola Shark ditemukan oleh Scott Carney, penemu pola Crab dan Deep Crab. Pola ini dinamakan "Shark" (hiu) karena bentuknya yang menyerupai sirip hiu yang muncul di permukaan air – tiba-tiba, tajam, dan mematikan. Pola Shark dikenal karena kemampuannya menangkap titik pembalikan dengan presisi tinggi dalam waktu yang relatif singkat. Yang membedakan Shark dari pola harmonic lainnya adalah strukturnya yang lebih sederhana (hanya memiliki 4 titik, bukan 5) dan rasio Fibonacci yang spesifik. Pola Shark adalah salah satu pola harmonic yang paling mudah diidentifikasi namun tetap memiliki tingkat akurasi yang...