Update: Kamis, 30 April 2026

GTBO

PT. Garda Tujuh Buana Tbk

Rp 220
-1.79%
Volume
581 lot
MA 5
224
MA 20
223
RSI
51.52
High
230
Low
214
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.71%
Support (10d)
214
Resistance (10d)
280
Volume Trend (10d)
+123.8%
Score
50
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
4.76 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -94 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GTBO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.71%. Area support terdekat berada di sekitar Rp214, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp280.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 214, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berfokus pada harga, dan banyak pula yang berfokus pada volume. Namun, bagaimana dengan hubungan antara keduanya? Apakah harga naik didukung oleh volume yang kuat, atau hanya kenaikan tipis tanpa partisipasi pasar? Market Facilitation Index (MFI) , yang dikembangkan oleh Bill Williams (sosok yang sama di balik Alligator, Gator Oscillator, dan Fractals), menjawab pertanyaan ini. MFI mengukur seberapa mudah harga bergerak dalam satu periode — dengan kata lain, seberapa besar perubahan harga yang terjadi untuk setiap unit volume yang diperdagangkan. Bagi trader yang ingin memahami kualitas pergerakan harga (apakah didukung oleh volume atau tidak), MFI adalah alat yang unik dan sangat berharga. Karakteristik Market Facilitation Index (MFI) MFI adalah indikator yang menghitung selisih antara harga tertinggi (high) dan harga terendah...

The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout

Dalam analisis teknikal, salah satu momen paling menegangkan adalah ketika harga berhasil menembus (breakout) dari suatu pola. Pertanyaan yang segera muncul: "Apakah saya harus langsung masuk, atau menunggu?" Terlalu cepat masuk, Anda bisa terjebak false breakout. Terlalu lambat masuk, Anda kehilangan sebagian besar keuntungan. Di sinilah The Wedge Pullback Pattern berperan. Pola ini memberikan kerangka kerja yang jelas untuk memasuki pasar setelah breakout dari wedge (baji), dengan memanfaatkan fenomena pullback (kembalinya harga ke area breakout) sebagai kesempatan entry kedua yang lebih aman. Karakteristik The Wedge Pullback Pattern The Wedge Pullback Pattern sebenarnya bukanlah pola candlestick atau pola grafik berdiri sendiri, melainkan sebuah strategi entry yang didasarkan pada perilaku harga setelah breakout dari wedge. Pola ini menggabungkan dua elemen: wedge (baji) sebagai pola awal, dan...

Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis

Dalam dunia analisis teknikal, istilah "Black Swan" lebih dikenal melalui teori risiko Nassim Taleb yang menggambarkan peristiwa langka dan tidak terduga yang berdampak besar. Namun, di kalangan trader harmonic pattern yang lebih mendalam, ada pula yang menyebut Black Swan sebagai sebuah pola harmonic bullish yang sangat langka. Pola ini diperkenalkan oleh sebagian kecil trader harmonic berpengalaman sebagai "cerminan" dari White Swan. Jika White Swan adalah pola bearish di puncak pasar, maka Black Swan adalah pola bullish di dasar pasar. Keduanya memiliki struktur yang simetris namun terbalik. Bagi trader yang berhasil mengidentifikasi Black Swan, pola ini dapat menjadi sinyal pembalikan bullish yang sangat kuat di area bottom. Karakteristik Black Swan (Bullish Harmonic Pattern) Black Swan adalah pola harmonic bullish yang terbentuk dari empat swing point...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  2. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  3. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  4. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  5. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  6. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  7. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  8. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  9. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas

TradingView Chart - GTBO