Update: Kamis, 30 April 2026

MIKA

PT. Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.

Rp 1.925
-0.77%
Volume
27.686 lot
MA 5
1.985
MA 20
2.077
RSI
25.32
High
1.950
Low
1.905
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.28%
Support (10d)
1.905
Resistance (10d)
2.150
Volume Trend (10d)
+15.0%
Score
45
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-7.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.3) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -7.845 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MIKA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.905, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.150.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.905, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator berfokus pada arah harga: naik atau turun. Namun, ada satu aspek penting yang sering terlupakan oleh trader pemula, yaitu kecepatan perubahan harga atau yang lebih dikenal dengan volatilitas. Salah satu indikator yang dirancang khusus untuk menangkap dinamika ini adalah Chaikin Volatility. Berbeda dengan indikator volatilitas lain seperti Bollinger Bands atau ATR, Chaikin Volatility memiliki pendekatan unik dengan membandingkan rentang harga tertinggi dan terendah terhadap rata-rata pergerakannya. Siapa Pencipta Chaikin Volatility? Indikator ini dinamai sesuai dengan nama penciptanya, Marc Chaikin, seorang analis teknikal terkenal yang juga mengembangkan Chaikin Money Flow (CMF) dan Chaikin Oscillator. Chaikin Volatility pertama kali diperkenalkan sebagai alat untuk mengukur ekspansi dan kontraksi volatilitas harga. Rumus Dasar dan Cara Kerja Secara sederhana, Chaikin Volatility dihitung...

Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga

Sebagian besar trader mengenal volume sebagai batang vertikal di bagian bawah chart yang menunjukkan berapa banyak saham diperdagangkan dalam satu hari. Namun, ada cara yang jauh lebih canggih dan mendalam untuk memahami volume, yaitu Volume Profile. Berbeda dengan volume biasa yang hanya memberi tahu total volume harian, Volume Profile menyebarkan volume ke setiap level harga. Hasilnya adalah semacam peta panas (heatmap) yang menunjukkan di level harga mana most trading activity terjadi. Dengan Volume Profile, Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis seperti: Di mana para pelaku pasar paling agresif membeli? Di level mana mereka paling banyak menjual? Level harga mana yang menjadi magnet bagi volume? Dan level mana yang menjadi zona sepi? Apa Itu Volume Profile? Volume Profile adalah indikator teknikal yang menampilkan volume perdagangan pada...

Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Bollinger Bands (berbasis standar deviasi) dan Keltner Channel (berbasis ATR), kini saatnya mengenal channel yang paling sederhana namun sangat powerful untuk menangkap breakout: Donchian Channel. Donchian Channel dikembangkan oleh Richard Donchian, seorang trader legendaris yang dianggap sebagai "Bapak Trend Following". Donchian Channel adalah salah satu indikator tertua dalam analisis teknikal, digunakan sejak tahun 1940-an. Indikator ini menjadi fondasi dari banyak sistem trading trend following terkenal, termasuk sistem "Turtle Trading" yang legendaris. Keunikan Donchian Channel adalah ia tidak menghitung rata-rata atau deviasi – ia hanya mencatat harga tertinggi dan terendah dalam periode tertentu. Hasilnya adalah channel yang sangat responsif terhadap pergerakan harga, namun tetap memberikan level support/resistance yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Donchian Channel, mulai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  2. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  3. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  4. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  5. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  6. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  7. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  8. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  9. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  10. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga

TradingView Chart - MIKA