Update: Kamis, 30 April 2026

KOBX

PT. Kobexindo Tractors Tbk.

Rp 185
-4.64%
Volume
117.553 lot
MA 5
195
MA 20
168
RSI
62.37
High
200
Low
185
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.39%
Support (10d)
156
Resistance (10d)
280
Volume Trend (10d)
+1,089.2%
Score
80
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
22.52 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (62.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.582 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KOBX saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 62.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.39%. Area support terdekat berada di sekitar Rp156, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp280.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 185 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 213 - 231 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 176 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik

Dalam analisis teknikal, hari di mana tren berbalik arah adalah momen paling kritis bagi trader. Salah satu pola paling terkenal untuk mengidentifikasi pembalikan adalah Key Reversal Day. Namun, ada varian yang lebih spesifik dan sering dianggap lebih andal, yang dikenal sebagai The Reversal Day — sebuah pola yang memadukan elemen key reversal day dengan persyaratan volume yang khusus. The Reversal Day adalah pola candlestick tunggal yang menandakan perubahan arah tren yang signifikan, dikonfirmasi oleh lonjakan volume yang ekstrem. Pola ini sangat dihargai oleh trader karena memberikan sinyal reversal yang jelas dengan tingkat keandalan yang tinggi, terutama ketika volume memenuhi kriteria tertentu. Karakteristik The Reversal Day The Reversal Day adalah pola candlestick tunggal yang terjadi di akhir sebuah tren (baik uptrend maupun downtrend). Pola ini...

Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Rounding Top sebagai pola pembalikan bearish yang berbentuk kubah, kini saatnya mengenal saudaranya yang berada di sisi sebaliknya: Rounding Bottom, yang juga dikenal sebagai Saucer (piring) atau Bow (mangkuk). Rounding Bottom adalah kebalikan dari Rounding Top. Jika Rounding Top berbentuk kubah terbalik (seperti huruf "n"), maka Rounding Bottom berbentuk mangkuk atau piring (seperti huruf "u"). Pola ini menggambarkan perubahan psikologi pasar secara gradual, dari kepanikan menjadi apatis, lalu menjadi optimisme yang perlahan-lahan membangun. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Rounding Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Rounding Bottom? Rounding Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terbentuk di akhir tren turun (downtrend). Pola ini berbentuk...

Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator momentum yang paling populer dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia setelah Moving Average, yaitu RSI (Relative Strength Index). RSI dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti ADX dan Parabolic SAR. RSI dirancang untuk mengukur kecepatan dan perubahan pergerakan harga, membantu trader mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual), serta potensi pembalikan harga melalui divergence. RSI adalah indikator yang sangat serbaguna. Namun, banyak trader hanya menggunakan RSI untuk melihat overbought/oversold – padahal RSI memiliki kemampuan yang jauh lebih dalam: divergence, hidden divergence, dan bahkan analisis support/resistance pada garis RSI itu sendiri. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang RSI, mulai dari cara perhitungan, interpretasi dasar (overbought/oversold), divergence klasik, hidden divergence (yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  2. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  3. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  4. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  5. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  6. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  7. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  8. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  9. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  10. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi

TradingView Chart - KOBX