Update: Kamis, 30 April 2026

REAL

PT. Repower Asia Indonesia Tbk.

Rp 56
0.00%
Volume
480.025 lot
MA 5
56
MA 20
54
RSI
60.00
High
57
Low
54
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.21%
Support (10d)
53
Resistance (10d)
67
Volume Trend (10d)
+125.9%
Score
80
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
9.80 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 15.535 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham REAL saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.21%. Area support terdekat berada di sekitar Rp53, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp67.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 56 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 64 - 70 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 53 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick yang melibatkan celah harga atau gap sering kali dianggap memiliki sinyal yang lebih kuat dibandingkan pola tanpa gap. Salah satu pola multi candlestick yang mengandalkan gap sebagai komponen utamanya adalah Breakaway Pattern. Pola Breakaway tergolong jarang muncul, tetapi ketika terbentuk, ia mampu memberikan sinyal pembalikan arah yang cukup akurat, baik dari tren turun ke naik (bullish) maupun dari tren naik ke turun (bearish). Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola Breakaway beserta karakteristik, psikologi pasar, dan cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola Breakaway? Breakaway pattern adalah formasi candlestick yang terdiri dari lima batang lilin dan termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern). Namanya diambil dari kata breakaway yang berarti "melepaskan diri" atau "memisahkan diri",...

Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis

Dalam dunia analisis teknikal, istilah "Black Swan" lebih dikenal melalui teori risiko Nassim Taleb yang menggambarkan peristiwa langka dan tidak terduga yang berdampak besar. Namun, di kalangan trader harmonic pattern yang lebih mendalam, ada pula yang menyebut Black Swan sebagai sebuah pola harmonic bullish yang sangat langka. Pola ini diperkenalkan oleh sebagian kecil trader harmonic berpengalaman sebagai "cerminan" dari White Swan. Jika White Swan adalah pola bearish di puncak pasar, maka Black Swan adalah pola bullish di dasar pasar. Keduanya memiliki struktur yang simetris namun terbalik. Bagi trader yang berhasil mengidentifikasi Black Swan, pola ini dapat menjadi sinyal pembalikan bullish yang sangat kuat di area bottom. Karakteristik Black Swan (Bullish Harmonic Pattern) Black Swan adalah pola harmonic bullish yang terbentuk dari empat swing point...

In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick dua hari sering menjadi favorit trader karena kesederhanaannya. Namun, tidak semua pola dua hari memiliki kekuatan sinyal yang sama. Salah satu pola yang tergolong "lembut" dan membutuhkan konfirmasi ekstra adalah In-Neck Line. Pola ini sering dianggap sebagai "adik" dari On-Neck Line dan Piercing Line. Meskipun termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), sinyal yang dihasilkan In-Neck Line tidak sekuat kedua saudaranya. Namun, dengan pemahaman yang tepat dan konfirmasi tambahan, pola ini tetap dapat dimanfaatkan untuk membaca peluang trading. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola In-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, perbedaannya dengan pola serupa, serta cara memanfaatkannya dengan bijak. Apa Itu Pola In-Neck Line? In-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin...

Artikel menarik lainnya:

  1. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  2. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  3. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  4. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  5. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  6. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  7. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  8. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  9. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  10. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga

TradingView Chart - REAL