Update: Kamis, 30 April 2026

UDNG

PT. Agro Bahari Nusantara Tbk.

Rp 915
-4.69%
Volume
9.436 lot
MA 5
1.086
MA 20
901
RSI
58.64
High
975
Low
880
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
5.48%
Support (10d)
825
Resistance (10d)
1.440
Volume Trend (10d)
+189.5%
Score
55
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-35.56 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.228 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham UDNG saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.48%. Area support terdekat berada di sekitar Rp825, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.440.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.440 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.584, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 825 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren

Dalam analisis teknikal, candlestick standar (Japanese candlestick) adalah alat yang sangat populer. Namun, ia memiliki satu kelemahan signifikan: noise. Fluktuasi harga harian seringkali menghasilkan candlestick yang berantakan, dengan bayangan panjang dan tubuh pendek yang sulit diinterpretasikan. Seorang trader Jepang (yang namanya tidak tercatat dalam sejarah) mengembangkan solusi untuk masalah ini. Ia menciptakan versi modifikasi dari candlestick yang disebut Heikin Ashi. Nama "Heikin Ashi" berasal dari bahasa Jepang: "Heikin" berarti rata-rata, dan "Ashi" berarti kaki atau batang (candlestick). Jadi, Heikin Ashi adalah candlestick rata-rata. Ia menghaluskan harga dengan cara yang cerdas, menghasilkan chart yang jauh lebih bersih dan tren yang jauh lebih mudah dibaca. Apa Itu Heikin Ashi? Heikin Ashi adalah teknik memodifikasi candlestick dengan menghitung nilai rata-rata dari harga open, high, low, dan close...

Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang mungkin paling populer dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia setelah Moving Average, yaitu MACD (Moving Average Convergence Divergence). MACD dikembangkan oleh Gerald Appel pada akhir tahun 1970-an. Indikator ini dirancang untuk mengidentifikasi perubahan momentum, arah tren, dan kekuatan tren. MACD adalah indikator yang sangat serbaguna – ia dapat digunakan untuk menghasilkan sinyal beli/jual, mengkonfirmasi tren, dan mendeteksi potensi pembalikan harga. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang MACD, mulai dari komponen-komponennya, cara perhitungan, hingga tiga pola utama yang paling penting: Crossover, Histogram Divergence, dan Zero Line Crossing. Apa Itu MACD? MACD (Moving Average Convergence Divergence) adalah indikator momentum yang mengikuti tren (trend-following momentum indicator). Ia menunjukkan hubungan antara dua moving average dari harga...

Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi

Dalam analisis teknikal saham, dunia pola harmonic terus berkembang. Setelah mempelajari Gartley, Bat, Butterfly, Crab, Cypher, dan Deep Crab, kini saatnya mengenal pola harmonic yang relatif baru namun semakin populer: pola Shark atau pola Hiu. Pola Shark ditemukan oleh Scott Carney, penemu pola Crab dan Deep Crab. Pola ini dinamakan "Shark" (hiu) karena bentuknya yang menyerupai sirip hiu yang muncul di permukaan air – tiba-tiba, tajam, dan mematikan. Pola Shark dikenal karena kemampuannya menangkap titik pembalikan dengan presisi tinggi dalam waktu yang relatif singkat. Yang membedakan Shark dari pola harmonic lainnya adalah strukturnya yang lebih sederhana (hanya memiliki 4 titik, bukan 5) dan rasio Fibonacci yang spesifik. Pola Shark adalah salah satu pola harmonic yang paling mudah diidentifikasi namun tetap memiliki tingkat akurasi yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  2. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  3. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  4. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  5. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  6. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  7. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  8. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  9. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  10. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang

TradingView Chart - UDNG