Update: Kamis, 30 April 2026

BBTN

PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Rp 1.355
-3.90%
Volume
202.811 lot
MA 5
1.388
MA 20
1.338
RSI
56.44
High
1.410
Low
1.340
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.78%
Support (10d)
1.300
Resistance (10d)
1.505
Volume Trend (10d)
+146.9%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
6.69 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -51.019 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBTN saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.78%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.505.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.505 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.656, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 1.300 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss

Dalam dunia trading saham, banyak sekali indikator teknikal yang digunakan untuk mengenali pola, tren, atau sinyal beli dan jual. Mulai dari Moving Average, RSI, MACD, hingga Bollinger Bands. Namun, ada satu indikator yang kerap dianggap unik karena fungsinya tidak untuk mencari pola. Indikator itu adalah ATR (Average True Range). ATR tidak pernah memberi tahu Anda apakah harga saham akan naik, turun, atau sideways. ATR tidak menghasilkan garis support-resistance dinamis, dan tidak memberikan sinyal overbought atau oversold. Lalu, untuk apa ATR digunakan? Jawabannya sederhana: ATR dirancang khusus untuk mengelola volatilitas dan menentukan stop loss yang adaptif. Apa Itu ATR (Average True Range)? Dikembangkan oleh Welles Wilder (tokoh di balik RSI dan Parabolic SAR), ATR mengukur seberapa besar pergerakan harga suatu saham dalam periode tertentu. Wilder...

The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil

Dalam analisis teknikal, salah satu pengalaman paling membuat frustrasi bagi trader adalah ketika harga tampaknya akan breakout—menembus level resistance atau support penting—hanya untuk segera berbalik arah dan menjebak mereka yang masuk di "breakout" tersebut. Fenomena ini dikenal dengan berbagai istilah: false breakout, fakeout, atau The False Bar. The False Bar adalah pola candlestick spesifik yang mengindikasikan bahwa breakout yang terjadi kemungkinan besar palsu dan harga akan kembali ke dalam rentang konsolidasi atau bahkan berbalik arah. Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin menghindari jebakan breakout dan justru memanfaatkannya untuk entry di arah yang berlawanan. Karakteristik The False Bar The False Bar adalah sebuah candlestick yang tampak seperti akan melakukan breakout (menembus level resistance atau support), tetapi gagal bertahan dan ditutup kembali di dalam...

Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga

Di antara puluhan alat analisis teknikal, ada satu yang bentuknya paling unik dan mudah dikenali: Andrews' Pitchfork. Alat ini menyerupai garpu tala raksasa dengan tiga garis paralel yang membentang ke masa depan, seolah-olah "menangkap" pergerakan harga di antara gigi-giginya. Dikembangkan oleh Alan H. Andrews, seorang insinyur dan trader asal Massachusetts, Pitchfork didasarkan pada ide yang brilian namun sederhana: harga cenderung bergerak dalam saluran paralel setelah membentuk tiga titik pivot yang signifikan. Andrews percaya bahwa pasar bergerak dalam gelombang yang terukur, dan Pitchfork adalah alat untuk mengukur gelombang tersebut. Apa Itu Andrews' Pitchfork? Andrews' Pitchfork adalah alat analisis teknikal yang menggambar tiga garis paralel berdasarkan tiga titik pivot signifikan: satu titik tengah (median line) dan dua garis luar (upper dan lower parallel) yang simetris di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  2. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  3. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  4. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  5. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  6. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  7. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  8. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  9. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  10. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"

TradingView Chart - BBTN