Update: Kamis, 30 April 2026

BIRD

PT. Blue Bird Tbk.

Rp 1.545
-6.08%
Volume
97.228 lot
MA 5
1.613
MA 20
1.637
RSI
28.26
High
1.650
Low
1.530
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.02%
Support (10d)
1.530
Resistance (10d)
1.680
Volume Trend (10d)
+116.6%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-8.31 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.3) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -10.653 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BIRD saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.02%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.530, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.680.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.530, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross

Dalam analisis teknikal, Joe Ross adalah salah satu figur yang paling dihormati berkat pendekatannya yang sederhana namun efektif dalam membaca pergerakan harga. Salah satu kontribusi utamanya adalah The Hook Pattern—yang juga dikenal sebagai Ross Hook atau RH—sebuah pola reversal yang digunakan untuk mengidentifikasi titik di mana tren kemungkinan akan berakhir dan berbalik arah. Berbeda dengan pola reversal lain yang membutuhkan waktu lama untuk terbentuk, The Hook Pattern terkenal karena kesederhanaannya dan kemampuannya memberikan sinyal yang sangat awal. Pola ini merupakan bagian integral dari sistem trading Joe Ross yang lebih luas, yang juga mencakup The 1-2-3 Pattern, The 2B Pattern, dan The 1-2-3-4 Pattern. Karakteristik The Hook Pattern The Hook Pattern adalah pola reversal yang terbentuk ketika harga gagal melanjutkan tren dan kemudian "mengait" (hook)...

Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu

Dalam analisis teknikal, banyak trader terpaku pada pola satu candlestick seperti hammer, shooting star, atau doji. Namun, ada kalanya pasar membutuhkan waktu dua hari untuk menyelesaikan "kalimat" pembalikannya. Di sinilah Two-Day Reversal berperan. Pola ini mungkin tidak sedramatis key reversal day, tetapi justru seringkali lebih andal karena melibatkan konfirmasi dari hari kedua. Two-day reversal mengajarkan kita sebuah filosofi sederhana: jangan terburu-buru mengambil kesimpulan hanya dari satu candle. Berikan pasar waktu sehari untuk membuktikan niatnya. Jika Anda adalah tipe trader yang sabar dan tidak ingin terjebak dalam sinyal palsu, two-day reversal adalah pola yang wajib Anda kuasai. Apa Itu Two-Day Reversal? Two-Day Reversal adalah pola pembalikan arah yang terbentuk dalam rentang dua hari perdagangan berurutan. Pola ini menandakan bahwa sentimen pasar telah berubah secara fundamental,...

Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga

Dalam analisis teknikal saham, ada banyak indikator kompleks dengan rumus yang rumit dan parameter yang membingungkan. Namun, terkadang yang paling sederhana justru yang paling efektif. Salah satu indikator paling sederhana namun sangat berguna adalah Momentum (MOM). Momentum (sering disingkat MOM) adalah indikator yang mengukur kecepatan perubahan harga dengan menghitung selisih antara harga saat ini dengan harga N periode yang lalu. Tidak ada moving average, tidak ada smoothing, tidak ada bobot – hanya selisih harga. Kesederhanaan inilah yang membuat Momentum menjadi alat yang sangat baik untuk mengidentifikasi kekuatan tren, divergence, dan potensi pembalikan harga. Indikator ini juga menjadi fondasi bagi banyak indikator lain seperti RSI, MACD, dan lainnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang indikator Momentum (MOM), mulai dari cara perhitungan, interpretasi garis nol...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  2. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  3. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  4. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  5. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  6. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  7. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  8. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  9. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  10. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan

TradingView Chart - BIRD