Update: Kamis, 30 April 2026

BPFI

PT. Woori Finance Indonesia Tbk.

Rp 266
-2.92%
Volume
9.490 lot
MA 5
271
MA 20
274
RSI
30.43
High
274
Low
264
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.26%
Support (10d)
264
Resistance (10d)
286
Volume Trend (10d)
-13.4%
Score
25
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.21 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (30.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.215 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BPFI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp264, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp286.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 251 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib

Di antara sekian banyak alat analisis teknikal, ada satu yang pendekatannya paling unik dan berbeda dari yang lain. Alat ini tidak menggunakan moving average, tidak menggunakan rumus statistik kompleks, dan tidak menggunakan rasio Fibonacci seperti kebanyakan indikator lainnya. Alat itu adalah Murray Math Lines (MML). Dikembangkan oleh seorang trader legendaris bernama T.H. Murray, yang kemudian dipopulerkan dan disempurnakan oleh Tim Murray (kecil kemungkinan ada hubungan keluarga, meskipun namanya mirip), MML didasarkan pada konsep yang brilian namun sederhana: harga bergerak dalam oktaf. Ya, seperti oktaf dalam musik. Murray percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang terbagi menjadi 8 bagian sama besar, dan level-level ini berulang pada skala yang berbeda. Hasilnya adalah sebuah sistem support dan resistance yang sangat terstruktur. Apa Itu Murray Math Lines? Murray...

Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola tiga candlestick berfokus pada pembalikan tren (reversal). Namun, ada satu pola yang justru menegaskan bahwa tren yang sedang berlangsung akan berlanjut—bukan berbalik. Pola itu adalah Rising Three Methods (Tiga Metode Naik). Pola ini mungkin terlihat membingungkan pada pandangan pertama—mengapa setelah naik tiba-tiba turun? Namun, justru "turun" sementara inilah yang menjadi kunci kekuatan pola ini. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Rising Three Methods, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Rising Three Methods? Rising Three Methods adalah pola continuation bullish (kelanjutan tren naik) yang terdiri dari lima candlestick, tetapi secara konsep termasuk dalam pembahasan pola tiga candlestick karena pola dasarnya adalah "tiga metode" dengan beberapa variasi. Pola...

Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren

Dari sekian banyak pola dua candlestick, sebagian besar dirancang untuk mendeteksi pembalikan tren (reversal). Namun, ada satu pola unik yang justru melakukan kebalikannya—ia menegaskan bahwa tren yang sedang berlangsung akan berlanjut. Pola itu adalah Separating Lines. Pola ini sering diabaikan oleh trader pemula karena bentuknya yang mirip dengan Meeting Lines, namun maknanya sangat berbeda. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Separating Lines, kedua versinya (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Separating Lines? Separating Lines (garis pemisah) adalah pola dua candlestick di mana dua candle yang berlawanan arah (satu bearish, satu bullish) membuka pada level harga yang sama atau hampir sama, namun bergerak ke arah yang berlawanan. Berbeda dengan Meeting Lines yang mengandalkan kesamaan penutupan,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  2. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  3. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  4. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  5. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  6. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  7. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  8. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  9. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  10. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang

TradingView Chart - BPFI