Update: Kamis, 30 April 2026

DGNS

PT. Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

Rp 266
-4.32%
Volume
4.575 lot
MA 5
272
MA 20
284
RSI
29.03
High
298
Low
260
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.82%
Support (10d)
258
Resistance (10d)
312
Volume Trend (10d)
+361.9%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-10.74 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (29.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.768 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DGNS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.82%. Area support terdekat berada di sekitar Rp258, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp312.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 245 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna

Dalam analisis teknikal saham, ada pola yang bentuknya begitu simetris dan indah secara visual sehingga mudah dikenali meskipun jarang muncul. Pola itu adalah Three Drives – pola harmonic yang terdiri dari tiga dorongan (drives) harga yang simetris, membentuk huruf "E" atau "3" yang melebar. Three Drives adalah salah satu pola harmonic tertua dan paling sederhana. Pola ini pertama kali dipopulerkan oleh H.M. Gartley dalam bukunya "Profits in the Stock Market" (1935) sebagai bagian dari filosofi "Three Drives to a Top" atau "Three Drives to a Bottom". Pola ini didasarkan pada teori Dow bahwa pasar bergerak dalam tiga dorongan (three drives) sebelum berbalik arah. Keindahan pola Three Drives terletak pada kesederhanaannya: pola ini hanya membutuhkan tiga titik ekstrem yang simetris (A, C, E) dan dua...

V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola pembalikan terbentuk secara perlahan dan bertahap. Namun, ada satu jenis pola yang sangat berbeda: ia datang dengan cepat, tiba-tiba, dan tanpa peringatan yang cukup. Pola itu adalah V-Top dan V-Bottom, yang juga dikenal sebagai Spike (paku) atau Sharp Reversal. V-Top dan V-Bottom adalah pola pembalikan paling dramatis dalam analisis teknikal. Mereka terbentuk ketika harga berbalik arah secara tajam tanpa membentuk fase konsolidasi atau pembulatan terlebih dahulu. Pola ini sering kali dipicu oleh kejutan fundamental, berita tak terduga, atau peristiwa black swan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang V-Top dan V-Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu V-Top dan V-Bottom? V-Top adalah pola pembalikan bearish yang terbentuk di...

Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar trader lebih fokus mencari sinyal beli. Akibatnya, sinyal jual yang justru melindungi modal sering diabaikan. Salah satu pola jual yang paling tegas namun jarang dipahami dengan baik adalah Stalled Pattern. Pola tiga candlestick ini merupakan "versi ekstrem" dari Advance Block. Jika Anda melihat Stalled Pattern di akhir tren naik yang panjang, bersiaplah karena harga berpotensi mengalami koreksi tajam. Apa Itu Stalled Pattern? Stalled Pattern adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul setelah uptrend yang kuat. Namanya mencerminkan kondisi sebenarnya: harga seperti "tersendat" atau mogok di tengah jalan meskipun secara visual candlestick masih berwarna hijau. Sinyal yang diberikan adalah pembalikan bearish yang lebih kuat dibandingkan Advance Block. Pola ini memberi tahu bahwa pembeli sudah benar-benar kehabisan tenaga. Karakteristik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  2. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  3. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  4. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  5. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  6. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  7. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  8. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  9. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  10. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga

TradingView Chart - DGNS