Update: Kamis, 30 April 2026

IMAS

PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk.

Rp 1.065
-1.84%
Volume
684 lot
MA 5
1.077
MA 20
1.065
RSI
54.24
High
1.085
Low
1.055
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.94%
Support (10d)
1.050
Resistance (10d)
1.225
Volume Trend (10d)
-57.7%
Score
75
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
5.45 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 21 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IMAS saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.94%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.050, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.225.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.065 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.225 - 1.331 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.012 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik

Setelah mempelajari pola pembalikan bullish seperti Dragonfly Doji dan Hammer, kini saatnya Anda mengenal "musuh" mereka: Hanging Man. Jika Hammer adalah teman trader di saat pasar jatuh, maka Hanging Man adalah alarm bahaya ketika pasar sedang terbuai oleh kenaikan. Dinamakan "Hanging Man" (Orang Gantung) karena bentuknya yang menyerupai sosok tergantung—tubuh kecil di atas dengan sumbu panjang menjuntai ke bawah. Dalam analisa teknikal saham, nama ini sengaja dipilih untuk mengingatkan bahwa tren naik bisa "mati" setelah pola ini muncul. Apa Itu Hanging Man (Bearish)? Secara visual, Hanging Man terbentuk dalam satu periode candlestick (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri yang sama persis dengan Hammer. Perbedaannya hanya pada posisi: Karakteristik Deskripsi Sumbu bawah (lower shadow) Panjang, minimal 2 kali panjang tubuh Tubuh (real body) Kecil, berada di...

Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola konsolidasi berbentuk segitiga atau wedge. Ada pola yang paling sederhana dan paling mudah dikenali: Rectangle, atau pola kotak. Rectangle adalah pola konsolidasi di mana harga bergerak di antara dua garis horizontal – support di bawah dan resistance di atas – membentuk area seperti persegi panjang atau kotak. Pola ini mencerminkan periode ketidakpastian di mana pembeli dan penjual saling bertarung dalam rentang harga yang terbatas. Rectangle dapat berfungsi sebagai pola kelanjutan (continuation) maupun pola pembalikan (reversal), tergantung pada arah breakout yang terjadi. Dalam artikel ini, kita akan membahas kedua versi Rectangle: Rectangle Bullish (breakout ke atas) dan Rectangle Bearish (breakout ke bawah). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Rectangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara...

Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis

Dalam analisis teknikal saham, ada pola yang bentuknya begitu unik dan dramatis sehingga dinamakan seperti sebuah fenomena geografis. Pola itu adalah Island Reversal – atau pola "Pulau Terpencil". Island Reversal adalah salah satu pola pembalikan (reversal pattern) yang paling langka namun paling mudah dikenali. Pola ini terbentuk ketika sekelompok candlestick "terisolasi" dari pergerakan harga di sekitarnya oleh dua celah harga (gap) – satu gap masuk dan satu gap keluar – sehingga membentuk seperti sebuah pulau yang berdiri sendiri. Pola ini menandakan perubahan sentimen pasar yang sangat drastis dan tiba-tiba. Ketika terbentuk, Island Reversal sering kali diikuti oleh pergerakan harga yang cepat dan signifikan ke arah yang berlawanan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Island Reversal, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  2. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  3. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  4. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  5. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  6. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  7. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  8. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  9. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  10. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan

TradingView Chart - IMAS