Update: Kamis, 30 April 2026

ISAP

PT. Isra Presisi Indonesia Tbk.

Rp 31
-3.13%
Volume
683.520 lot
MA 5
32
MA 20
31
RSI
53.85
High
33
Low
30
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.36%
Support (10d)
30
Resistance (10d)
37
Volume Trend (10d)
+100.8%
Score
65
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
6.90 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -7.754 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ISAP saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.36%. Area support terdekat berada di sekitar Rp30, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp37.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 32 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 34 - 36 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 29 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem

Setelah mempelajari berbagai pola reversal seperti Hammer, Shooting Star, dan Doji, kini saatnya mengenal pola yang berbeda dari semuanya: Marubozu. Jika pola-pola sebelumnya mengajarkan Anda tentang pembalikan (reversal), maka Marubozu mengajarkan tentang kelanjutan (continuation). Pola ini adalah candlestick paling jujur dan paling mudah dibaca—tubuh panjang tanpa bayangan (shadow) di kedua ujungnya. Dalam analisa teknikal saham, Marubozu adalah representasi sempurna dari kekuatan tanpa keraguan. Ketika Marubozu muncul, pasar sedang berbicara dengan suara lantang: "Tidak ada perlawanan!" Apa Itu Marubozu? Secara etimologi, "Marubozu" berasal dari bahasa Jepang yang berarti "botak" atau "dicukur habis". Nama ini menggambarkan candlestick yang tidak memiliki sumbu (shadow)—baik sumbu atas maupun sumbu bawah. Secara visual, Marubozu memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Tubuh (real body) Panjang dan besar Sumbu atas (upper shadow)...

Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader hanya mengenal dua dimensi: harga (sumbu vertikal) dan waktu (sumbu horizontal). Candlestick, bar chart, line chart – semuanya bekerja dalam kerangka dua dimensi ini. Namun, ada sebuah metode analisis yang dikembangkan oleh J. Peter Steidlmayer di Chicago Board of Trade (CBOT) pada tahun 1980-an yang menambahkan dimensi ketiga: distribusi waktu di setiap level harga. Metode itu disebut Market Profile. Market Profile adalah representasi grafis dari aktivitas harga dan waktu yang menunjukkan di mana harga menghabiskan paling banyak waktu, di mana volume tertinggi berada, dan bagaimana struktur pasar terbentuk sepanjang sesi perdagangan. Apa Itu Market Profile? Market Profile adalah alat analisis yang mengorganisir data harga dan waktu ke dalam distribusi statistik. Ia tidak seperti chart biasa. Alih-alih menunjukkan...

On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick memiliki beragam nama yang unik dan mudah diingat. Salah satu pola yang tergolong sederhana namun sering disalahartikan oleh trader pemula adalah On-Neck Line. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), tetapi dengan karakteristik yang sangat spesifik. Keunikan On-Neck Line terletak pada posisi penutupan lilin kedua yang tepat berada pada level yang sama dengan penutupan lilin pertama—seolah-olah "menempel di leher". Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola On-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, psikologi di baliknya, serta cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola On-Neck Line? On-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin dan termasuk dalam kategori pola pembalikan. Namanya diambil dari posisi lilin kedua yang "menempel di leher"...

Artikel menarik lainnya:

  1. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  2. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  3. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  4. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  5. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  6. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  7. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  8. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  9. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  10. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan

TradingView Chart - ISAP