Update: Kamis, 30 April 2026

NIKL

PT. Pelat Timah Nusantara Tbk.

Rp 298
+4.93%
Volume
283.114 lot
MA 5
287
MA 20
291
RSI
60.98
High
350
Low
274
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.51%
Support (10d)
274
Resistance (10d)
350
Volume Trend (10d)
+41.0%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
1.36 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.536 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NIKL saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.51%. Area support terdekat berada di sekitar Rp274, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp350.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 350 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 385, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 274 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya

Dalam analisis teknikal saham, Elliott Wave Theory mengajarkan bahwa pergerakan harga bergerak dalam pola 5 gelombang impulsif (1,2,3,4,5) dan 3 gelombang korektif (A,B,C). Namun, terkadang salah satu dari gelombang impulsif tersebut – baik wave 1, wave 3, atau wave 5 – memiliki panjang yang jauh lebih besar dibandingkan dua gelombang impulsif lainnya. Fenomena ini disebut Extended Wave (Gelombang Memanjang). Extended wave adalah konsep penting dalam Elliott Wave karena mempengaruhi cara Anda menghitung gelombang, memproyeksikan target harga, dan menentukan titik entry dan exit. Memahami extended wave akan membantu Anda tidak salah mengidentifikasi struktur gelombang, terutama ketika satu gelombang terlihat "terlalu panjang" dibandingkan yang lain. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang extended wave, mulai dari jenis-jenisnya, karakteristik, aturan yang berlaku, cara mengidentifikasinya, hingga implikasinya dalam...

Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola didasarkan pada bentuk visual dan psikologi pasar. Namun, ada sebuah keluarga pola yang berbeda: pola Harmonic. Di antara pola harmonic yang paling terkenal dan menjadi dasar bagi pola-pola lainnya adalah pola Gartley. Pola Gartley pertama kali diperkenalkan oleh H.M. Gartley dalam bukunya "Profits in the Stock Market" pada tahun 1935. Pola ini menggunakan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan harga dengan presisi tinggi. Pola Gartley dianggap sebagai "induk" dari pola harmonic lainnya seperti Butterfly, Bat, dan Crab. Pola ini cukup kompleks dibandingkan pola candlestick biasa, tetapi ketika dipahami dan diterapkan dengan benar, ia mampu memberikan sinyal pembalikan yang sangat akurat dengan titik entry, stop loss, dan target yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola...

Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

Dalam analisis teknikal saham, salah satu fenomena yang paling mudah dikenali secara visual adalah adanya celah atau ruang kosong pada grafik harga. Fenomena ini dalam terminologi candlestick Jepang disebut Window, sementara dalam istilah Barat lebih populer dengan sebutan Gap. Window bukan sekadar keindahan visual pada chart. Di balik ruang kosong tersebut tersimpan informasi psikologis yang sangat berharga tentang sentimen pasar, kekuatan tren, dan potensi pergerakan harga di masa depan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Window (Gap), mulai dari definisi, jenis-jenisnya, psikologi di baliknya, hingga cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Window (Gap)? Window adalah kondisi di mana rentang harga (high dan low) pada suatu periode tidak bertumpuk dengan rentang harga periode sebelumnya. Dengan kata lain, ada "ruang kosong" pada grafik batang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  2. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  3. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  4. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  5. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  6. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  7. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  8. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  9. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  10. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan

TradingView Chart - NIKL