Update: Kamis, 30 April 2026

PTSN

PT. Sat Nusapersada Tbk

Rp 306
0.00%
Volume
24.282 lot
MA 5
306
MA 20
306
RSI
57.14
High
320
Low
298
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.15%
Support (10d)
296
Resistance (10d)
334
Volume Trend (10d)
-16.0%
Score
80
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-12.57 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.1)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 159 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PTSN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.15%. Area support terdekat berada di sekitar Rp296, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp334.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 306 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 352 - 383 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 291 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham

Dalam dunia analisa teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Dari sekian banyak pola yang ada, pola dua candlestick sering menjadi favorit karena kemudahan membacanya. Salah satu pola yang paling kuat dan cukup sering muncul adalah Tweezer Top. Apa itu Tweezer Top, bagaimana cara mengidentifikasinya, dan bagaimana strategi terbaik untuk meresponsnya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini. Apa Itu Pola Tweezer Top? Secara sederhana, Tweezer Top adalah pola candlestick bearish reversal (pembalik penurunan) yang terbentuk di puncak tren naik. Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan sumbu atas (upper shadow) yang panjang dan kurang lebih berada di level harga yang sama. Nama "Tweezer" (penjepit) diambil dari bentuk visualnya yang mirip dengan dua ujung penjepit...

Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal

Di antara sekian banyak pola dalam analisis teknikal, ada beberapa yang tidak berasal dari candlestick Jepang, melainkan dari pengamatan perilaku harga modern. Salah satunya adalah Bump and Run Reversal (BARR). Pola ini pertama kali dipopulerkan oleh analis teknikal Thomas Bulkowski dan berbeda dari kebanyakan pola karena berfokus pada kemiringan tren serta perubahan sudut pergerakan harga. BARR adalah pola pembalikan (reversal) yang bisa terjadi di puncak uptrend (bearish reversal) maupun di dasar downtrend (bullish reversal). Artikel ini akan fokus pada versi reversal-nya, bukan versi continuation. Karakteristik Pola Bump and Run Reversal BARR adalah pola yang terbentuk dari serangkaian pergerakan harga dengan tiga fase utama. Nama "Bump and Run" menggambarkan proses di mana harga "menabrak" (bump) keluar dari tren yang mapan, kemudian "berlari" (run) kembali ke...

Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, kita sudah mengenal Double Top sebagai pola pembalikan bearish dengan dua puncak. Namun, bagaimana jika harga mencoba menembus level resistance yang sama sebanyak tiga kali dan ketiganya gagal? Pola inilah yang disebut Triple Top. Triple Top adalah versi yang lebih kuat dan lebih jarang muncul dibandingkan Double Top. Pola ini menandakan bahwa tekanan beli sudah benar-benar habis setelah tiga kali upaya yang gagal. Ketika pola ini terbentuk, sinyal pembalikan yang dihasilkan cenderung lebih kuat dan pergerakan harga setelah penembusan sering kali lebih tajam. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Triple Top, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Triple Top? Triple Top adalah pola pembalikan bearish (bearish reversal) yang terbentuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  2. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  3. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  4. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  5. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  6. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  7. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  8. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  9. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  10. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick

TradingView Chart - PTSN