Update: Kamis, 30 April 2026

BHIT

PT. MNC Asia Holding Tbk.

Rp 33
0.00%
Volume
104.463 lot
MA 5
33
MA 20
35
RSI
46.67
High
33
Low
33
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.79%
Support (10d)
33
Resistance (10d)
38
Volume Trend (10d)
+23.1%
Score
40
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-2.94 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (46.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 19.906 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BHIT saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp33, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp38.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 33, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang

Dalam analisa teknikal saham, sebagian besar trader mengenal Doji sebagai pola candlestick netral. Namun, tahukah Anda bahwa ada varian Doji yang mencerminkan pergolakan emosi pasar paling ekstrem? Pola itu bernama Long Legged Doji. Long Legged Doji tidak sekadar menunjukkan ketidakpastian—ia menceritakan pertempuran sengit antara bull dan bear sepanjang periode perdagangan, namun berakhir tanpa pemenang. Artikel ini akan membedah tuntas pola satu candlestick yang wajib Anda kenali ini. Apa Itu Long Legged Doji? Long Legged Doji adalah varian dari pola Doji yang memiliki ciri khas: Badan lilin sangat pendek (hampir tidak ada, open = close) Sumbu atas (upper shadow) sangat panjang Sumbu bawah (lower shadow) sangat panjang Kedua sumbu biasanya jauh lebih panjang dibanding badan lilin Bayangkan sebuah lilin yang bentuknya seperti baling-baling atau tanda plus dengan lengan yang memanjang ke atas dan bawah....

Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, kebanyakan trader familiar dengan pola seperti Engulfing, Morning Star, atau Three White Soldiers. Namun, ada satu pola continuation yang sangat kuat namun jarang dibahas—Mat Hold (Tahanan Matras). Pola ini mungkin terlihat mirip dengan Rising/Falling Three Methods pada pandangan pertama, namun memiliki perbedaan krusial yang membuatnya lebih kuat sebagai sinyal kelanjutan tren. Nama "Mat Hold" berasal dari bentuknya yang seperti "matras"—harga seolah-olah ditahan di atas matras sebelum melanjutkan pergerakan. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Mat Hold (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, perbedaannya dengan pola serupa, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Mat Hold? Mat Hold adalah pola lima candlestick yang menandakan kelanjutan tren (continuation). Pola ini dapat bersifat bullish (dalam uptrend)...

Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah

Di antara puluhan indikator volume yang tersedia, sebagian besar hanya memperlakukan volume sebagai satu kesatuan: berapa banyak saham yang berpindah tangan. Namun, pendekatan ini memiliki kelemahan mendasar. Volume tidak membedakan apakah transaksi tersebut terjadi karena tekanan beli atau tekanan jual. Klinger Oscillator hadir untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Dikembangkan oleh Stephen Klinger pada akhir 1990-an, indikator ini tidak hanya mengukur volume, tetapi juga membedakan antara volume yang mendorong harga naik dan volume yang mendorong harga turun. Lebih dari itu, Klinger Oscillator juga membandingkan pergerakan volume jangka pendek dengan jangka panjang, mirip seperti cara kerja MACD tetapi dengan volume sebagai bahannya. Apa Itu Klinger Oscillator? Klinger Oscillator adalah indikator volume yang menghitung akumulasi volume berdasarkan arah pergerakan harga, kemudian membandingkan rata-rata jangka pendek dengan rata-rata jangka...

Artikel menarik lainnya:

  1. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  2. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  3. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  4. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  5. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  6. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  7. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  8. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  9. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  10. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren

TradingView Chart - BHIT